Selain seminar, agenda utama lainnya adalah kuliah tamu (Guest Lecture) dari pakar asal Malaysia dan program pertukaran mahasiswa.
"Internasionalisasi tidak boleh berhenti pada kehadiran tamu luar negeri. Harus berlanjut pada kolaborasi konkret seperti joint research, publikasi bersama, hingga mobilitas mahasiswa," kata Wulan.
Salah satu capaian strategis yang dibidik dalam forum ini adalah peresmian kerja sama yang lebih mengikat.
FIPP UNNES berencana menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra di Malaysia ke tahap Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA).
Langkah ini mencakup kesepakatan transfer kredit (credit transfer), yang memungkinkan mata kuliah yang diambil mahasiswa asing di UNNES diakui secara resmi di kampus asal mereka.
"Forum ini adalah langkah strategis untuk memperkuat eksposur internasional FIPP secara berkelanjutan," tutur Wulan.***
Artikel Terkait
Viral Guru di Grobogan Jawa Tengah Bagikan Jalan Sehari-hari yang Dilewati Menuju Sekolah, Masih Tanah Berlumpur dan Licin
Serial Kanjeng Sunan - Bagian 12: Perang Sabil Agama dan Tradisi
BI Buka Penukaran Uang Baru untuk Lebaran 2026, Begini Caranya
PD Muhammadiyah Ciamis Gelar Tarhib Ramadhan, Hadirkan Tokoh Nasional Dr H Din Syamsuddin
Memperkuat Barisan, Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra: Semangat ‘Prabowo Dua Periode’ Menggema di Sumedang
Kembangkan Alat Pengolah Sampah, Prabowo Ingin Semua Desa hingga Ibu Kota RI Bersih
Mengenal Raden Adipati Sutadinata, Sosok Bupati Galuh yang Terlupakan