Selasa, 20 Oktober 2026

Pakar Lintas Negara Bahas Masa Depan Pendidikan Anak Usia Dini di The 8th SECRET UNNES

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:51 WIB
PGPAUD FIPP UNNES menggar The 8th SECRET  (Dok. Istimewa)
PGPAUD FIPP UNNES menggar The 8th SECRET (Dok. Istimewa)

SEMARANG, PORTALOKA.ID - Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi menggelar konferensi internasional The 8th Semarang Early Childhood Research and Education Talks (SECRET 2026) di Hotel Horison Ultima Semarang, Selasa, 20 Oktober 2026.

Forum tahunan yang didukung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pengambil kebijakan lintas negara untuk merumuskan masa depan pendidikan anak usia dini yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Mengusung tema utama “Reimagining the Future of Early Childhood Education: Integrating STEM, Sustainability, Quality, and Inclusive Innovation”, konferensi ini menjadi wadah strategis dalam merespons tantangan global pendidikan anak usia dini (PAUD).

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FIPP UNNES, Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., selaku Welcoming Speaker. Konferensi ini juga menghadirkan Direktur Guru PAUD & PNF Dirjen GTK Kemendikdasmen, Dr. Saiful Bari, S.Kom., M. Eng., sebagai Keynote Speaker.

Baca Juga: Peluang Karier Alternatif bagi Lulusan Jurnalistik: Membuat Media Online Sendiri Bisa Jadi Pilihan yang Tepat

Guna memberikan perspektif global yang komprehensif, konferensi ini menghadirkan deretan pakar dari berbagai negara, meliputi Indonesia, Jerman, Uni Emirat Arab, Rusia, hingga Amerika Serikat. Para pembicara tersebut adalah Prof. Dr. M Furqon Hidayatullah, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret (Indonesia), Prof. Jemerson N. Dominguez, Ph.D. selaku Special Needs Education Consultant Centris Dubai & Trainer SRK Higher Education Abu Dhabi (UEA), Alexey Metelev, B.Sc, M.Ed. selaku Head of School SIS Semarang, Iman Andrea Reiman dari Regenbogen Kidz Kita Haus (Jerman), serta Ms. Lily Lufuluabo selaku Reception Lead Teacher Semarang Multinational School.

Dalam pelaksanaannya, konferensi internasional ini memfokuskan pembahasan pada lima sub-tema strategis, yaitu STEM and Digital Innovation, Sustainability and Climate Education, Quality and Teacher Professional Development, Inclusivity and Equitable Learning, serta Child Well-being and Future Resilience.

Ketua Panitia Pelaksana, Neneng Tasuah, M.Pd. menyampaikan bahwa antusiasme peserta nasional maupun internasional sangat tinggi sepanjang gelaran acara.

Baca Juga: Pengusulan PIP 2026 Tahap 2 Dibuka, Simak Jadwal dan Kriteria Murid yang Diprioritaskan

“Melalui gelaran The 8th SECRET ini, kami berharap dapat melahirkan gagasan-gagasan segar serta kolaborasi riset antarnegara demi meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Selain pemaparan materi dari naskah-naskah terpilih (presenter), para peneliti yang mempresentasikan artikel ilmiah dalam konferensi ini mendapatkan peluang publikasi pada jurnal terakreditasi SINTA 2, 3, dan 4, jurnal terindeks DOAJ, serta prosiding konferensi internasional.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta perumusan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan praktik PAUD masa depan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X