Jumat, 16 Oktober 2026

Dukung Kenyamanan Belajar, SMKN 1 Ciamis Perbaiki Ruang Kelas dan Praktik Lewat Program Revitalisasi Sekolah, Anggaran Capai Rp1,1 Miliar

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:58 WIB
Hunas dan Sekretaris P2SP SMKN 1 Ciamis (Portaloka.id/Arman)
Hunas dan Sekretaris P2SP SMKN 1 Ciamis (Portaloka.id/Arman)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Program revitalisasi sekolah disambut baik pihak SMK Negeri 1 Ciamis, Jawa Barat. 

Sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1964 itu di beberapa bagian bangunan sudah mengalami kerusakan.

Kondisi ini sangat membahayakan serta membuat tidak nyaman dalam proses belajar mengajar.

Revitalisasi sekolah yang merupakan salah salah program percepatan dari pemerintah dimanfaatkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah Bawa Harapan Baru bagi SMK NU 2 Kota Banjar, Dulu Semi Permanen Kini Punya Dua Ruang Kelas Permanen

SMKN 1 Ciamis mendapatkan program revitalisasi sekolah dengan anggaran sebesar Rp1.159.754.000. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas pendidikan guna menunjang kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar.

Sekretaris Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMKN 1 Ciamis, Yusef Abdul Aziz, M.Pd., mengatakan, program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ringan enam ruang kelas dan dua ruang praktik siswa.

Selain perbaikan bangunan, pekerjaan juga meliputi pengecatan ruangan serta pengadaan mebel untuk mendukung kebutuhan fasilitas sekolah.

"Alhamdulillah, kita dapat rehabilitasi sedang untuk enam ruang kelas, dua ruang RKS, termasuk pengecatan serta mebeler," kata Yusef saat ditemui awak media, Kamis, 16 Oktober 2026.

Baca Juga: Revitalisasi SMKN 2 Ciamis Disambut Bahagia, Upaya Hadirkan Kenyamanan di Ruang Belajar

Menurut Yusef, program revitalisasi ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan yang sebagian bangunannya sudah mengalami penurunan kualitas.

Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pelaksanaan program tersebut. Pasalnya, sejumlah bagian bangunan sekolah diketahui sudah mengalami kerusakan, bahkan kondisi tembok di beberapa bagian mulai rapuh.

"Meskipun sekolah negeri, sebagian orang mengatakan wah sudah kokoh nih, sebetulnya kami juga memiliki keterbatasan dengan bangunan yang sudah ada," ujar Yusef.

"Kami sangat berterima kasih sekali dengan adanya program revit. Ini kan salah satu program percepatan ya dari kebijakan Pak Presiden dan Kemendikdasmen. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi salah satu yang mendapatkan bantuan revitalisasi," sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X