“Dengan struktur sampai kecamatan, gerak kita akan lebih cepat. Kalau ada guru yang gajinya telat 6 bulan atau ijazahnya ditahan yayasan dan lain-lain, PAC/Korwil bisa langsung advokasi,” tegasnya.
Dukungan dari Kemenag
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bogor, Syawaludin.
Menurutnya, PGMM adalah mitra strategis pemerintah dalam memajukan madrasah.
“Selama ini Kemenag kesulitan menjangkau guru swasta di pelosok. Dengan adanya PAC/Korwil PGMM di 40 kecamatan, kami jadi punya kepanjangan tangan untuk sosialisasi program dan menyerap masalah,” katanya.
Proses pembentukan PAC/Korwil ditargetkan rampung pada Desember 2026 . Setelah itu, PGMM akan menggelar Rembug Guru Madrasah se-Kabupaten Bogor awal 2027 untuk menyatukan suara menjelang revisi UU ASN dan UU Guru dan Dosen.***
Artikel Terkait
Kulakan Celana Dalam di Konveksi Nafisa Tempursari Klaten Bisa Dijual Lagi, Cocok Jadi Ide Bisnis yang Tak Tergantung Musim, Menyala Dompetku!
Polres Batang Tetapkan Tersangka dan Tahan Pria Pemeran Video Viral 'Bandar Bergetar'
MBG Disebut Bakal Diurus Kantin Sekolah, Mirip Pembagian Makan Siswa yang Diterapkan Jepang?
Begini Respons Purbaya soal Isu Resign sebagai Menteri Keuangan
Tepis Isu yang Beredar, Mensesneg Prasetyo Hadi Pastikan Tak Ada Pergantian Menkeu dan Gubernur BI saat Pertemuan dengan DPR
Peristiwa Berdarah di Sragen: Siswa SD Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah, Sendirian saat Terjadi Perampokan