Baca Juga: DPR Tolak Istilah ASN Bias di RUU Sisdiknas, Tekankan Satu Status PNS untuk Guru
Puan memandang, perhatian publik terhadap kisah seperti ini tidak lahir semata karena unsur kemanusiaannya, tetapi karena masyarakat menangkap adanya pertanyaan yang lebih mendasar.
“Bahwa mengapa seseorang dapat bertahan begitu lama dalam sistem pendidikan tanpa jaminan yang sebanding dengan masa pengabdiannya,” jelas Puan.
“Dan perlu menjadi perenungan kita bersama, apakah jika kisahnya tidak viral, guru Cacang bisa diangkat menjad PPPK? Lalu bagaimana dengan sosok seperti Cacang lainnya yang nasibnya tidak menjadi perhatian publik?” sambungnya.
Dalam banyak kasus, Puan menyebut yang terlihat di permukaan seringnya hanya satu nama.
Baca Juga: Miris, Tidak Punya Ruang Kelas, Siswa SD di Manggarai Barat Belajar di Bawah Pohon
Namun di belakang itu sesungguhnya terdapat ribuan guru honorer lain yang menjalankan fungsi serupa di berbagai daerah dengan situasi yang tidak jauh berbeda.
“Mereka tetap semangat mengajar, menjaga operasional sekolah, dan memastikan pendidikan tetap berjalan meskipun penghargaan yang diberikan kepada mereka sangatlah kecil,” ungkap Puan.
Karena itu, mantan Menko PMK ini memandang persoalan kesejahteraan guru honorer tidak dapat dibaca sebagai pengecualian.
Ironi mengenai guru honorer yang telah lama mengabdi tapi tak juga mendapat penghargaan layak, dinilai Puan, justru menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah Pemerintah.
“Walaupun langkah Pemerintah membuka ruang pengangkatan melalui skema PPPK memang menjadi bagian penting dari penyelesaian. Tetapi masyarakat juga membaca bahwa penyelesaian tersebut masih bergerak lebih lambat dibanding panjangnya masa tunggu yang telah dijalani banyak tenaga honorer,” imbuh Puan.***
Artikel Terkait
DPR Tolak Istilah ASN Bias di RUU Sisdiknas, Tekankan Satu Status PNS untuk Guru
Muncul Tudingan Guru Ambil Jatah MBG, SMAN 1 Ciemas Ogah Urus Lagi, Minta SPPG Distribuskan Sendiri ke Siswa
Kronologi Warung Nasi Goreng Terhantam Mobil di Garut Kota, Sopir Diduga Tancap Gas dengan Kecepatan Tinggi
Saat Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer
Perjuangkan Kesejahteraan Guru Madrasah, PGMM Gelar Audiensi dengan Kemenag Jabar, Ini Poin Kesepakatan yang Dicapai
Sidang Dugaan Pelecehan oleh 16 Mahasiswa FH UI Berujung Ricuh, Pelaku Diminta Akui Perbuatan di Hadapan Korban
Ban Bus Primajasa Lepas di Tasikmalaya, Meluncur Lalu Hantam Kaca Bangunan Apotek hingga Pecah
Oknum Karyawan SPPG di Pasirkuda Cianjur Diduga Aniaya Konten Kreator yang Sempat Masuk ke Dapur untuk Tinjau Menu MBG
Debit Air Meningkat saat Hujan, Guru SD di Sulteng Ini Bagikan Momen Siswa Cepat-cepat Seberangi Sungai Sebelum Meluap saat Pulang Sekolah
Cerita Penerima Manfaat di Depok usai Ikut Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ Promedia Group, Ngaku seperti Pertama Kali Huni 20 Tahun Lalu