Ia menyebut kondisi tersebut berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini.
Selain itu, ia menyoroti kesejahteraan guru yang masih menerima gaji minim, bahkan di bawah Rp1 juta per bulan.
Menurutnya, kondisi ini bisa memicu pengunduran diri massal jika tidak segera ditangani.
“Kalau guru-guru dengan gaji minim itu mundur, siapa yang akan mengajar anak-anak kita? Jangan sepelekan keluhan dan masukan guru,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa guru merupakan aktor kunci dalam membentuk generasi masa depan bangsa, sehingga kebijakan sentralisasi tidak boleh hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga harus menjamin kesejahteraan dan kepastian distribusi yang adil.***
Artikel Terkait
Curhat Petugas Damkar yang Diteror usai Bagikan Konten ‘Fungsi Helm’: Kalau Nanti Saya Kenapa-napa, Kalian Sudah Tahu
Mendiktisaintek Siap Kerahkan Kampus Tangani Sampah di Kota Bandung
Padel Kota Tasikmalaya: Izin Masih Pemanasan, Raket Sudah Smash Duluan
Demi Masyarakat Mudik Aman dan Nyaman, Pertamina Siapkan Pasokan BBM hingga Rest Area
Guru Madrasah Siap-Siap Cek Rekening, Kemenag Segera Salurkan TPG, Cek Tanggalnya DI SINI!
Hasil Seleksi Kompetensi PPPK KemenHAM 2025 Diumumkan, Cek Daftar Nama yang Lulus Seleksi DI SINI!
Viral Mobil Calya Lawan Arah hingga Diamuk Massa, Polisi Ungkap Penyebabnya
KEREN! Ciamis Raih Terbaik 1 Nasional dalam Pengelolaan Sampah, Bukti Nyata Kolaborasi Berbuah Prestasi