PORTALOKA.ID - Seolah tak mengenal kata lelah, para guru madrasah swasta terus bergerilya memperjuangkan nasib mereka.
Melalui Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) sebagai wadah besar guru madrasah, berbagai upaya terus dilakukan.
Tujuannya jelas, agar pemerintah membuka mata bahwa guru madrasah swasta itu ada, dan turut serta mencerdaskan generasi bangsa.
Tuntutan mereka tidak banyak. Guru madrasah swasta hanya menuntut kesetaraan dan kesejahteraan agar sama seperti guru di sekolah negeri.
Baca Juga: VIRAL! Tangis Guru Honorer Pecah, Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya
Jalan Panjang Menuju Istana
Salah satu upaya yang dilakukan PGMM adalah melobi sejumlah pihak agar bisa membantu mereka bertemu Presiden Prabowo Subianto.
PGMM beralasan, Prabowo bisa menggunakan hak prerogatifnya dalam membuat kebijakan yang berpihak kepada guru madrasah swasta.
Termasuk dalam hal ini mengeluarkan kebijakan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca Juga: Kisah Sukses Usaha Makanan Ringan Berbasis Resep Keluarga, Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI
Namun, untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo bukan hal mudah.
Berbagai upaya sudah mereka lakukan, mulai dari berkirim surat, menggelar pertemuan dengan perwakilan Istana, hingga menggelar aksi damai.
Kendati demikian, para guru madrasah swasta pantang menyerah. Mereka terus berupaya agar dapat bertemu dengan RI-1 dan menyampaikan aspirasi secara langsung.
Audiensi dengan Bendahara Umum Partai Gerindra
Artikel Terkait
Resep Puding Susu Strawberry, Ide Menu Takjil Buka Puasa Ramadhan 2026, Bisa Jadi Ide Jualan Rp 5 Ribuan, Enak Asam Manisnya Pas
Pie Strawberry Enak Cocok untuk Menu Takjil Buka Puasa Ramadhan 2026, Cara Bikinnya Mudah Cek Resepnya di Sini Ya!
Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Selama 1x24 Jam di Polres Kudus
Tabrak Tiang Telepon, Pemotor Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tunggal di Wonosari Gunungkidul Yogyakarta
Fakta Kecelakaan Pemotor Tabrak Tiang Telepon di Wonosari Gunungkidul, Kelalaian Pemotor hingga Tewas di TKP
Melihat Aksi Sigap TNI AL Gagalkan Penyelundupan Timah Rp 12,5 M di Perairan Bangka