Minggu, 19 Juli 2026

Cerita Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Seusai Videonya Ditanggapi Presiden Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Sabtu, 29 November 2025 | 16:24 WIB
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo. (IST)
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo. (IST)

PORTALOKA.ID - Keterbatasan bukanlah halangan bagi Asnat Nenabu, guru PAUD di Desa Fotila, Amanatun Utara, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk terus mengajar.

Dengan upah Rp200 ribu per bulan, Asnat menegaskan akan tetap mengajar.

Asnat sekarang sudah resmi menjadi Pegawat Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu usai videonya ditanggapi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Karena pendidikan adalah panggilan jiwanya.

Baca Juga: 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika, Prabowo Sorot Akar Historis Hubungan Indonesia-China

Baca Juga: Ujung Kasus Meikarta: Tujuh Tahun Penantian, Harapan Baru di Tangan Menteri PKP di Era Prabowo

 

Sepanjang hidupnya akan ia dedikasikan untuk pendidikan anak-anak.

“Sampai saya tidak bisa berjalan, baru saya berhenti (mengajar)."

"Biar saya berbakti kepada manusia dan bangsa, buat anak-anak saya."

"Biar sampai saya mata buta, baru saya berhenti,” kata Asnat di PAUD Sob’ana Fotila, sekitar 3 jam perjalanan darat dari Soe, ibu kota Kabupaten Timur Tengah Selatan, NTT, Kamis, 27 November 2025.

Baca Juga: Rekor Sejarah! FLPP Pemerintahan Prabowo Naik 1.100 Persen dari Tahun Lalu, Menteri PKP Naikkan Kuota Subsidi Jadi 350.000 Rumah

 

Asnat baru saja diangkat menjadi PPPK paruh waktu setelah 36 tahun mengabdi sebagai guru honorer.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X