Senin, 1 Juni 2026

Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok, Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Sabtu, 29 November 2025 | 14:16 WIB
Ungkapan haru guru atas komitmen Prabowo bangun jembatan di daerah terpencil untuk pendidikan (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Ungkapan haru guru atas komitmen Prabowo bangun jembatan di daerah terpencil untuk pendidikan (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

 

PORTALOKA.ID — Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan sebagai langkah percepatan untuk memperkuat akses jalan para pelajar menuju sekolah di seluruh pelosok Indonesia.

Langkah ini diambil menyusul laporan dan temuan mengenai banyaknya siswa yang harus mempertaruhkan keselamatan karena minimnya infrastruktur penghubung.

Hal ini disampaikan Prabowo pidatonya pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Ia menegaskan pembangunan jembatan merupakan prioritas pemerintah untuk menunjang kemajuan pendidikan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan Semua Pihak Gerak Cepat Tangani Bencana Sumatera: Bantuan Terus Dikirim

Prabowo menyebut kebutuhan pembangunan jembatan mencapai 300.000 unit di berbagai wilayah.

"Ada jembatan yang kecil, ada yang penyeberangan. Ini sedang kita rancang anak-anakku, sabar saya sedang bekerja, mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri," ujar Prabowo.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Prabowo langsung menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Ia meminta Brian mengerahkan SDM teknik sipil untuk terjun membantu pembangunan ratusan ribu jembatan yang dibutuhkan.

Selain itu, Prabowo menekankan peran penting TNI dan Polri dalam pengerjaan jembatan, termasuk pengerahan pasukan Zeni dan Brimob untuk membantu masyarakat desa.

Baca Juga: 4.365 Honorer Brebes Terima SK PPPK Paruh Waktu, Langsung Cukur Gundul hingga Gendong Orang Tua

"Kerahkan batalion-batalion Zeni untuk membantu, saya juga meminta polisi turun, saya meminta itu kompi-kompi Brimob terjunkan bantu rakyat di desa-desa untuk atasi masalah jembatan ini menjadi prioritas, karena saya tidak rela anak-anak seperti itu setiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk ke sekolah," tegas Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan elite-elite di Jakarta perlu lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

"Tidak dengan hardik-menghardik, tidak dengan maki-memaki, tidak mengejek. Kita harus atasi jembatan itu dengan kerja nyata, pikiran nyata," kata Prabowo.***

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X