“Biar sampai mata saya buta, sampai saya tidak bisa berjalan, baru saya berhenti. Karena saya cinta anak-anak. Saya cinta kampung saya,” tegasnya.
Sementara itu, dalam keterangan resminya, Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Liou memastikan pihaknya telah mengakomodasi permohonan Asnat untuk menjadi guru PPPK. Ia juga menegaskan akan memperjuangkan nasib guru-guru honorer lainnya secara bertahap.
“Menjawab pemberitaan di media sosial mengenai Ibu Asnat Nenabu, dapat kami sampaikan bahwa Ibu Asnat Nenabu telah terakomodir dalam PPPK paruh waktu,” ujar Eduard. ***
Artikel Terkait
Lapor ke Prabowo, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Tunjangan Guru Naik dan Bonus Sudah Ditransfer Langsung
Presiden Prabowo Pastikan Semua Pihak Gerak Cepat Tangani Bencana Sumatera: Bantuan Terus Dikirim
Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok, Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah
Sosok Umi Salamah yang Dedikasikan Rumah untuk Pendidikan, Tersentuh Pidato Prabowo: Beliau Keren!
Presiden Prabowo Sentil Orang Tua soal Siswa Nakal hingga Cerita Kepala Sekolah Berhentikan Anak Jenderal yang Banting Pintu