Minggu, 19 Juli 2026

Tantangan Pasca-Pelatihan Koding dan KA: 90 Guru Banjarnegara Dituntut Jadi Duta Digital di Sekolah

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Senin, 20 Oktober 2025 | 11:16 WIB
Rangkaian Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahap 2 yang berlangsung selama tiga bulan di Banjarnegara resmi ditutup, Sabtu, 18 Oktober 2025. (IST)
Rangkaian Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahap 2 yang berlangsung selama tiga bulan di Banjarnegara resmi ditutup, Sabtu, 18 Oktober 2025. (IST)

Baca Juga: Perkuat Akses Hunian Terjangkau, Begini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi

Sementara itu, Direktur LPD LKP Indo Jaya Kebumen, Yuwono Wisudo Pramono, menyebut pelatihan ini sebagai "awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar dan beradaptasi".

Ia berharap ilmu yang diperoleh menjadi titik awal untuk melahirkan inovasi dan solusi nyata di dunia pendidikan.

Selama pelaksanaan, panitia mencatat beberapa kendala minor seperti penggantian peserta dan adanya tugas lain dari sekolah.

Namun, kelebihan seperti lokasi pelatihan yang terpusat di tingkat kabupaten dan jumlah peserta yang ideal (90 orang) dianggap mempermudah proses.

Baca Juga: Kontroversi Proyek Whoosh: Dari Proposal Jepang-China hingga Model B2B yang Dinilai Ngawur

Yang terpenting, menurut Yuwono, pelatihan ini menjadi "ajang berbagi pemanfaatan teknologi koding dan KA dalam pembelajaran".

Peserta pelatihan, seperti diakui oleh Misno, guru SDN Tanjung Tirta, merasa materi yang terstruktur dari modul 1 sampai 5 telah memberikan pondasi yang "luar biasa" dan motivasi besar.

Namun, Misno juga menyampaikan pesan kepada pemerintah agar program ini dapat dilanjutkan ke fase yang lebih mendalam, dengan fokus pada praktik koding yang intensif dan relevan dengan dunia industri.

Baca Juga: Tetap Lezat Meski Tanpa Daging, Begini Cara Membuat Sate Tempe ala Chef Rudy Choirudin

Investasi Jangka Panjang di Tengah Disrupsi Digital

Tantangan mengimbaskan teknologi ini menjadi isu krusial.

Pengawas SMK Cabang Dinas Wilayah IX Jawa Tengah, Munarno Achmad yang mewakili Kepala Cabang Dinas, menyoroti kecepatan perkembangan teknologi.

Ia menekankan bahwa tugas guru kini adalah memvalidasi pengetahuan di tengah banjir informasi, memastikan siswa memahami apa yang mereka dapatkan.

Munarno melihat Pelatihan KKA sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X