kuliner

Sejarah Toring Soto Garing Bu Yati di Klaten, Berawal dari Inisiatif Pemilik Warung, Makanan Tanpa Kuah Khas Delanggu

Rabu, 12 Juni 2024 | 20:16 WIB
Salah satu warung soto garing yang sudah legendaris adalah Soto Bu Yati. Satu piring toring Bu Yati dijual seharga Rp 6 ribu. (Foto: Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

PORTALOKA.ID - Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memiliki kuliner unik yang patut untuk dicoba.

Makanan tersebut adalah Toring alias Soto Garing atau Soto Kering.

Sekilas, isi dari Toring sama dengan soto pada umumnya.

Namun, Toring disajikan hanya dengan sedikit kuah kental.

Baca Juga: Toring Soto Garing Bu Yati di Delanggu Klaten, Sepiring Cuma Rp 6 Ribu Dapat Topping Ayam Suwir, Enak Murah Banyak

Toring disajikan menggunakan piring yang diberi alas daun pisang.

Salah satu warung Toring yang sudah kondang adalah Warung Soto Bu Yati.

Lokasi warung ini ada di gang kecil samping Pasar Delanggu, Dukuh Jogopotro, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu.

Pemiliki warung Soto Bu Yati, Sudiman menceritakan sejarah tercetusnya makanan Toring.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Wisata Kereta Lokamerta di Tirtomarto Klaten, Dari Lahan Tak Produktif Jadi Tempat Piknik yang Asik dan Istimewa

Hal ini bermula saat ia berjualan soto pada tahun 1973.

Kala itu ada rombongan pembeli yang datang ke warungnya.

Namun, satu di antara orang dari rombongan ada yang tidak suka makan soto berkuah.

"Saya bingung waktu itu, terus saya inisyatif saja soto diberi sedikit kuah kental sama diberi kecap asin."

Halaman:

Tags

Terkini