PORTALOKA.ID - Kabar gembira bagi masyarakat yang sudah menantikan kabar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membawa angin segar bagi yang ingin menjadi PNS.
Pemprov Jateng mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS 2026.
Ini tentu menjadi kesempatan yang baik bagi yang ingin mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Adapun formasi yang diusulkan Pemprov Jateng pada CPNS 2026 mayoritas untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat, yang hingga kini masih sangat dibutuhkan.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan di Jawa Tengah masih tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Yang diajukan tahun ini sekitar 1.000 formasi, mayoritas tenaga kesehatan,” ujar Sumarno, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Meski demikian, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut masih bergantung pada kebijakan dan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Menurutnya, selama ini, usulan formasi yang diajukan pemerintah daerah tidak selalu dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat.
Menurut Sumarno, hampir seluruh sektor pelayanan publik di lingkungan Pemprov Jawa Tengah masih membutuhkan tambahan pegawai.
Namun, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama, mengingat tingginya kebutuhan layanan masyarakat.
Selain kekurangan tenaga perawat, Jawa Tengah juga masih menghadapi keterbatasan jumlah dokter spesialis, terutama yang bertugas di rumah sakit daerah.
Artikel Terkait
Gaji Guru Diusulkan Naik hingga Rp30 Juta per Bulan, DPR Minta Usulan Dikaji: Tidak Semua Gagasan Bisa Langsung Diterapkan
Potret Perjuangan Mantri Perempuan BRI, Rela Terjang Ombak dari Pulau ke Pulau Demi Menjaga Akses Keuangan di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
Promedia Audiensi dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI, Bahas Penguatan Komunikasi Publik Bersama Jaringan Media Lokal
DPR Soroti Keterlambatan Gaji Guru Madrasah Swasta, Desak Kemenag Disiplin Agar Tak Ada Lagi Sistem Rapel Pembayaran
Hotman Paris Buka Suara soal Vonis Nadiem Makarim, Pernah Ingatkan soal Dokumen Laporan Audit BPKP dan Google
Harga 3 Jenis BBM Pertamina Turun per 1 Juli 2026, Ini Daftar Harga Terbaru
Artificial Intelligence Tidak Akan Menggantikan Guru: Saatnya Pendidik Berkolaborasi dengan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Paradoks Alokasi Anggaran: Antara Program Mercusuar dan Pemenuhan Hak Dasar Guru
Guru Digugu lan Ditiru: Reaktualisasi Filosofi Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan
Guru dan Siswa Baru Wajib Tahu! Ini Aturan MPLS 2026 Resmi Kemendikdasmen, Simak Materi hingga Larangannya