Menutup keterangannya, Abdul Mu’ti kembali menegaskan bahwa istilah yang digunakan bukanlah libur Ramadhan, melainkan pembelajaran yang disesuaikan dengan suasana bulan suci.
"Kata kuncinya bukan libur Ramadhan. Tapi pembelajaran di bulan Ramadhan, gitu ya," ujarnya.
Mengenai detail apakah pembelajaran akan dilakukan di rumah atau sekolah, ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Tunggu sampai Surat Edaran keluar, tunggu sampai itu keluar," tandasnya.***