Angin puting beliung terjadi selama 20 menit dan mengakibatkan bangunan joglo roboh.
"Sekitar 20 menit anginnya, kencang, dari arah Utara ke selatan, muser angin besar."
"Sebelum angin, petir juga menghantam air kolam di timur pendapa sekitar lima kali."
"Lalu muncul kabut, HP mati," kata Tomi Haryono.
2. Tidak Ada Korban Jiwa
Saat kejadian ada 3 orang yang sedang berteduh di bawah bangunan joglo.
Beruntung, sesaat sebelum bangunan joglo roboh, 3 orang itu berhasil melarikan diri.
"Sebelum bangunan ini roboh ada 4 orang di bawah pendopo."
"Dia berteduh, tiga orang anak sekolan dan satu orang dewasa."
"Mereka selamat, karena saya panggil, dia lari ke tempat lain," kata Tomi Haryono saat ditemui Tim Portala.id, Senin pagi, 24 September 2024.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.