KLATEN, PORTALOKA.ID - Hujan deras disertai angin puting beliung merobohkan bangunan Joglo di Klaten, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi tepatnya di Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Senin malam, 23 September 2024.
Kencangnya angin puting beliung juga membuat 4 sepeda motor milik warga yang terparkir rusak akibat tertimpa bangunan.
Pemilik sepeda motor, Tomi Haryono mengatakan saat kejadian ia dan temannya sedang melatih burung kicauan di gantangan di sebelah barat bangunan joglo.
Kemudian tiba-tiba hujan deras turun disertai angin puting beliung.
Angin puting beliung terjadi selama 20 menit dan mengakibatkan bangunan joglo roboh.
Saat kejadian ada 3 orang yang sedang berteduh di bawah bangunan joglo.
Beruntung, sesaat sebelum bangunan joglo roboh, 3 orang itu berhasil melarikan diri.
Baca Juga: Wamentan Sudaryono Dorong Klaten Jadi Contoh Daerah yang Bisa 3 Kali Panen dalam 1 Tahun
"Sekitar 20 menit anginnya, kencang, dari arah Utara ke selatan, muser angin besar."
"Sebelum bangunan ini roboh ada 4 orang di bawah pendopo."
Artikel Terkait
Kekeringan dan Pam Mati, Warga Bayat, Klaten Serbu Bantuan Droping Air Bersih di Bak Penampungan dari Terpal
Kemeriahan Bersih Desa Karangpakel, Trucuk, Klaten, Ratusan Warga Rebutan 8 Tumpeng dan 4 Gunungan Hasil Bumi
Rute dan Fasilitas Ekowisata Kali Talang di Lereng Gunung Merapi, Klaten, Bisa Trekking hingga Glamping Menikmati View Sunrise yang Menakjubkan
2 Hari Dibuka Gratis, Jalan Tol Solo - Yogyakarta - YIA Kulon Progo Segmen Kartasura - Klaten Catat 74 Ribu Kendaraan Melintas
Nomor Urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Pilkada Serentak 2024
3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Deklarasi Kampanye Damai dan Ikrar Klaten Zero Knalpot Brong pada Pilkada 2024
400 Aparat Gabungan Diterjunkan untuk Pengamanan Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Pilkada 2024, Begini Penjelasan Kapolres
3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dikawal Pasukan Pengamanan Polres Klaten Selama Pilkada 2024, Kapolres: Melekat 24 Jam
Wamentan Sudaryono Dorong Klaten Jadi Contoh Daerah yang Bisa 3 Kali Panen dalam 1 Tahun
Solusi Wamentan Sudaryono saat Dicurhati Petani di Klaten Trauma Tanam Lagi karena Serangan Hama Tikus dan Gagal Panen