berita

Cikal Bakal Hari Santri Nasional Disebut Berasal dari Banten, KH Saifun Nawasi: Piagam Al-Fathaniyah, Ini Jejak Komitmennya

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:46 WIB
KH Saifun Nawasi ungkap cikal bakal Hari Santri (Ist)

Baca Juga: Masih Ingat Mars Hari Santri 22 Oktober 45? Yuk Hafalkan Liriknya Agar Lancar saat Perayaan HSN 2025

Ia juga menyoroti sejumlah program pemberdayaan ekonomi pesantren, seperti pengembangan Bank Wakaf, Rumah Pangan Santri, hingga berbagai program ekonomi yang bertujuan meningkatkan kemandirian lembaga pendidikan Islam.

Tidak hanya itu, pemerintah juga pernah menggagas pembentukan Kementerian Pondok Pesantren yang hingga kini masih berada dalam tahap pembahasan.

Sementara itu, kunjungan Presiden ke berbagai pondok pesantren di berbagai daerah serta bantuan pembangunan fasilitas pesantren dinilai menjadi bagian dari implementasi komitmen terhadap dunia pendidikan Islam.

KH Saifun Nawasi menambahkan bahwa perhatian pemerintah pada masa tersebut tidak hanya terfokus pada pesantren. Ia menilai pembangunan infrastruktur juga diarahkan untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Guru Madrasah Segera Merapat! Pendaftaran PPG Daljab Resmi Dibuka, Catat Waktu, Tata Cara dan Syarat Pendaftarannya

Menurutnya, pembangunan tidak lagi hanya berpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini berada di kawasan terluar maupun tertinggal, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan sejumlah wilayah lainnya.

Ia menilai pendekatan tersebut bertujuan menghadirkan keadilan sosial melalui pembangunan jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga berbagai program yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Selain pembangunan infrastruktur, KH Saifun Nawasi juga menyinggung komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih melalui upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Menutup keterangannya, KH Saifun Nawasi mengajak para santri dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan serta mempertahankan nilai-nilai perjuangan para ulama.

Baca Juga: Polres Ciamis Musnahkan 5.599 Botol Miras, Bupati Herdiat Sampaikan Apresiasi, Tegaskan Komitmen Pemkab Berantas Miras dan Narkoba

Ia menegaskan bahwa Piagam Perjuangan Al-Fathaniyah tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah menuju lahirnya Hari Santri Nasional, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat peran pesantren bagi kemajuan bangsa.

"Nilai perjuangan para ulama dan santri perlu terus diwariskan agar tetap menjadi fondasi dalam membangun Indonesia yang adil, beradab, dan berlandaskan semangat persatuan," tutupnya.***

Halaman:

Tags

Terkini