Wawan juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Partisipasi dan kepedulian warga dinilai menjadi faktor penting di balik berbagai pencapaian Kabupaten Ciamis, termasuk Anugerah Adipura Kencana dan predikat sebagai kota kecil terbersih se-Asia Tenggara pada 2025.
Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan dan meraih berbagai penghargaan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Wakili Ciamis di Kejurda FORBASI Jabar 2026, MI Bojongsari Incar Juara Utama
Pesan 3A Bupati Ciamis: Jaga Agama, Anak Keturunan, dan Alam
Menutup sambutannya, Wawan menyampaikan tiga pesan utama Bupati Herdiat Sunarya yang dikenal dengan istilah "3A". Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga agama, anak keturunan, dan alam sebagai landasan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan.
"Pertama, jaga agama. Di tengah kemajuan teknologi yang serba canggih, kita harus tetap menjaga akidah. Kedua, jaga anak keturunan kita agar tidak lemah imannya dan bina fisiknya sejak dini. Ketiga, jaga alam. Jika kita jaga alam, alam jaga kita. Jaga lingkungan dan jangan sampai sumber air kita hilang," pungkas Asda Wawan menutup sambutannya.
Pesan tersebut mengajak masyarakat agar tidak hanya mengejar kemajuan pembangunan dan teknologi, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai keagamaan, membina generasi penerus, serta melestarikan lingkungan.
Melalui PEPATAH MANIS dan Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dijangkau, kebutuhan pokok lebih terjangkau, serta kolaborasi antara pemerintah dan warga terus menguat demi terwujudnya Ciamis yang maju dan berkelanjutan.***