"Kami juga melibatkan warga di sekitar SMKN 2, mulai dari tukang hingga toko bangunan. Seperti saat kita butuh kayu, kami mencari dari toko terdekat dengan sekolah," jelasnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Ditegur Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Sudah Saya Hubungi
Ia juga menjelaskan bahwa perencanaan teknis atau desain pekerjaan melibatkan tenaga perencana yang memiliki sertifikasi sesuai persyaratan.
Pihak sekolah berharap kebutuhan perbaikan dapat direncanakan dengan lebih baik sehingga hasil revitalisasi tidak hanya memperbaiki tampilan bangunan, tetapi juga mendukung fungsi fasilitas pendidikan.
Hadirkan Suasana Baru
Elis mengaku bangga dan bahagia dengan adanya revitalisasi. Sebab, menurut dia pihak sekolah dapat menghadirkan suasana baru dalam belajar.
Suasana belajar yang nyaman akan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar.
"Anak zaman sekarang itu kadang butuh suasana baru, kenyamanan. Dengan adanya revit, saya bangga bisa menyiapkan tempat yang nyaman untuk anak," ujarnya.
Dengan anggaran sekitar Rp998 juta, revitalisasi SMKN 2 Ciamis diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas belajar. Namun, kebutuhan perbaikan yang belum terakomodasi juga menjadi catatan penting bagi pihak terkait untuk dievaluasi sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.***