berita

Harga BBM Subsidi Tak Naik, ESDM Ungkap Alasan Pemerintah Tetap Pertahankan Harga

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:14 WIB
Ilustrasi - Harga BBM subsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan (Pertamina Retail)

PORTALOKA.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, termasuk bensin dan solar, tidak naik.

Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas inflasi nasional sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan harga BBM subsidi memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat, terutama nelayan dan petani.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang disiarkan secara daring di YouTube @Kemendagri, Senin, 5 Oktober 2026.

Baca Juga: OJK Gencarkan Literasi Pasar Modal di Batang, Ratusan ASN Dibekali Jurus 2L Tangkal Investasi Bodong

"Jadi yang pertama tadi sudah saya sebutkan bahwa yang paling utama dari pengendalian inflasi dari BBM ini adalah menjaga agar BBM subsidi, solar dan bensin itu diharga tetap, tidak ada kenaikan. Kenapa? Karena ini adalah komponen terbesar yang juga dipakai oleh nelayan dan petani," ujar Laode.

Selain mempertahankan harga subsidi, pemerintah juga berupaya menjaga ketersediaan minyak untuk kebutuhan dalam negeri.

Salah satu caranya melalui skema hunting minyak secara langsung ke negara yang memiliki stok.

Langkah tersebut dilakukan karena sekitar 25 persen kebutuhan minyak dalam negeri masih dipenuhi melalui impor.

Baca Juga: BSU 2026 Rp900 Ribu Segera Cair, Cek Syarat Penerimanya

Menurut Laode, skema hunting ditempuh ketika proses lelang pengadaan minyak tidak lagi banyak diikuti peserta.

"Jika sebelumnya Pertamina itu melakukan lelang, maka sekarang lelang itu relatif pesertanya tidak ada. Jadi, kita harus cari negara-negara yang punya kelebihan stok, kita beli dengan harga akan bisa berpotensi lebih tinggi daripada harga kalau kita lakukan dengan pengadaan biasa" paparnya.

Pemerintah juga memastikan ketahanan stok BBM nasional tetap berada pada kisaran 18-20 hari.

Laode menyebut kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi.

Halaman:

Tags

Terkini