Sementara di kawasan konservasi, tercatat 1.281 ekor bekantan yang tersebar di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.
Baca Juga: FKIP jadi Favorit Mahasiswa Baru Unigal Ciamis, Prospek Lulusan Keguruan Masih Cerah
Penanganan Karhutla Kalsel Libatkan Satgas Udara
Sementara itu, data BPBD Kalsel lainnya mengenai karhutla selama periode 1 September sampai dengan 14 September 2026, jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kalsel adalah sebanyak 3.220 kali.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektar hektare dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi salah satu dari tiga kabupaten atau kota dengan luasan terbakar terluas, yakni 3.786,71 hektare.
Upaya penanganan kebakaran di Kalsel juga melibatkan satgas udara dengan melibatkan 3 unit helikopter.
Dua unit akan disiagakan untuk penanganan Karhutla di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor dan satu unit lainnya disiapkan untuk memberikan bantuan apabila terdapat permintaan penanganan di luar wilayah tersebut.
“Dari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,” ujar Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah pada Selasa, 15 September 2026.
“Kita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,” tukasnya.***