berita

Dinobatkan sebagai Kota Kecil Terbersih ASEAN, Kini Ciamis jadi Lokus PKN Tingkat II

Rabu, 9 September 2026 | 05:30 WIB
Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi memberikan sambutan (Ist)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Prestasi Kabupaten Ciamis dalam pengelolaan lingkungan kembali mendapat perhatian.

Setelah meraih predikat sebagai kota kecil terbersih di ASEAN pada 2025, Ciamis kini dipercaya menjadi salah satu lokus visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXII BPSDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Penerimaan peserta visitasi berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Selasa, 8 September 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi hadir langsung menyambut rombongan peserta PKN bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Ikuti Solo Run Fest 2026, Beli Tiketnya via BRImo Aja, Dapatkan Diskon 20 Persen

Pemilihan Ciamis sebagai lokus visitasi bukan tanpa alasan. Tema yang diusung dalam pelatihan tersebut, yakni “Peran Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif dalam Penguatan Tata Kelola Mitigasi Kerusakan Lingkungan,” dinilai memiliki keterkaitan erat dengan pengalaman dan capaian Ciamis dalam bidang pengelolaan lingkungan.

Melalui visitasi ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis. Mereka akan melihat langsung bagaimana kebijakan pemerintahan, kepemimpinan, inovasi, serta kolaborasi diterapkan dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan dan tata kelola pemerintahan di daerah.

Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi Sampaikan Apresiasi

Dalam sambutannya, Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Ciamis sebagai salah satu lokus kegiatan visitasi PKN Tingkat II.

Baca Juga: PSGC Ciamis Masuk Liga 2 Musim 2026/2027 dengan Wajah Baru, Galuh Jadi Identitas Utama

Menurut Andang, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan penting untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan para peserta PKN.

Namun, Andang menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak boleh berjalan satu arah. Ia justru berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis juga mendapatkan wawasan dan perspektif baru dari para peserta yang datang dari berbagai latar belakang pemerintahan.

“Dengan kunjungan visitasi kepemimpinan nasional ini, kami berharap dapat menjadi ruang pembelajaran dua arah. Bukan hanya peserta yang belajar dari Ciamis, tetapi kami juga berharap Pemerintah Ciamis dapat memperoleh wawasan, masukan dan gagasan baru dari para peserta,” ujar Andang.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus visitasi agar memberikan informasi dan pengalaman secara terbuka, objektif, serta konstruktif. Dengan demikian, kunjungan tersebut dapat menghasilkan pembelajaran yang benar-benar bermanfaat bagi peningkatan tata kelola pemerintahan.

Halaman:

Tags

Terkini