Pernah Diteror sampai Ganti Nomor HP
Tak hanya tekanan pekerjaan, Nanik mengaku mengalami teror yang membuatnya memilih untuk mengganti nomor telepon yang selama ini digunakan.
Nanik menilai, keputusan tersebut justru memberikan dampak positif terhadap kondisi kesehatannya.
"Capai diteror kanan-kiri dan membuang nomor HP ternyata 50 persen dari obat jantung saya," ungkapnya.
Eks Kepala BGN itu kemudian postingannya dengan kalimat yang menggambarkan keputusannya untuk memilih resign sebagai Kepala BGN.
"Angkat bendera putih, deh," tukas Nanik.***