Operasional Tetap Berjalan
Pengelola diminta menyelesaikan izin.
Dan semua berharap prosesnya tidak terlalu lama, meski “tidak terlalu lama” di negeri ini adalah konsep waktu yang fleksibel.
Fenomena ini seperti menggambarkan wajah pembangunan modern: semangat berlari lebih cepat daripada aturan yang berjalan kaki.
Investasi datang dengan percaya diri, sementara regulasi berusaha mengejar dari belakang, sesekali terengah, sesekali tersenyum maklum.
Padel di Tasikmalaya akhirnya bukan sekadar olahraga. Ia telah menjelma menjadi metafora.
Tentang bagaimana sistem bekerja, tentang kompromi antara aturan dan realitas, dan tentang keyakinan abadi bahwa di Kota Tasikmalaya selama masih ada niat mengurus izin, semuanya bisa dimaklumi.
Permainan pun berlanjut. Dan seperti biasa, administrasi akan menyusul di belakang tanpa drama Korea.***