Operasional Tetap Berjalan
Pengelola diminta menyelesaikan izin.
Dan semua berharap prosesnya tidak terlalu lama, meski “tidak terlalu lama” di negeri ini adalah konsep waktu yang fleksibel.
Fenomena ini seperti menggambarkan wajah pembangunan modern: semangat berlari lebih cepat daripada aturan yang berjalan kaki.
Investasi datang dengan percaya diri, sementara regulasi berusaha mengejar dari belakang, sesekali terengah, sesekali tersenyum maklum.
Padel di Tasikmalaya akhirnya bukan sekadar olahraga. Ia telah menjelma menjadi metafora.
Tentang bagaimana sistem bekerja, tentang kompromi antara aturan dan realitas, dan tentang keyakinan abadi bahwa di Kota Tasikmalaya selama masih ada niat mengurus izin, semuanya bisa dimaklumi.
Permainan pun berlanjut. Dan seperti biasa, administrasi akan menyusul di belakang tanpa drama Korea.***
Artikel Terkait
Kemenag Siapkan Anggaran Rp4,5 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA, Menag: Sebelum Idul Fitri Cair!
Viral Telur Rebus MBG di Magetan Masih Ada Kotoran Ayam, Pertanyakan Ketelitian Pihak SPPG: Segitu Besarnya Masa Nggak Kelihatan?
Tunjangan Apa Saja yang Diterima Guru Madrasah Swasta setelah Diangkat jadi PPPK? Ini Rinciannya
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Viral Guru Honorer di Probolinggo Jadi Tersangka usai Diduga Rangkap Jabatan, Gajinya Dianggap Kerugian Negara
DPR Sesalkan Guru Honorer di Probolinggo Jadi Tersangka Rangkap Jabatan: Seharusnya Jaksa Mempedomani Pasal 36 KUHP Baru
Curhat Petugas Damkar yang Diteror usai Bagikan Konten ‘Fungsi Helm’: Kalau Nanti Saya Kenapa-napa, Kalian Sudah Tahu