berita

Saat Media Lokal Priangan Timur Memilih Satu Wadah SWAKKA

Kamis, 12 Februari 2026 | 16:38 WIB
Deklarasi SWAKKA di Kota Tasikmalaya, Kamis (12/2) (Portaloka.id/Bang Sufi)

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan peserta. Ia ingin memastikan bahwa media yang tergabung memiliki identitas jelas, profesional, dan bukan sekadar papan nama. Semua media presidium SWAKKA juga sudah dipastikan memiliki kelengkapan legal formal.

Baca Juga: Miris, Cerita Guru Madrasah Swasta Tak Bisa Ikut PPPK: Hari Ini Diangkat Besok Pensiun pun Nggak Apa-Apa

KH Miftah juga mengungkapkan bahwa sebelum bersedia menjadi penasihat, dirinya telah menjalin komunikasi dengan para presidium SWAKKA. Dari komunikasi itu, ia melihat semangat besar media-media lokal untuk tumbuh menjadi media profesional.

Ia pun meminta pemerintah daerah—khususnya dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis—untuk ikut mendorong pertumbuhan SWAKKA.

Ia meyakini forum ini dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah jika didukung secara konstruktif.

Di akhir tausyiahnya, ia berpesan agar seluruh media anggota SWAKKA menjadi media yang terbuka dan mengedepankan komunikasi dengan lembaga-lembaga. Kritis, menurutnya, adalah bagian dari jurnalisme, tetapi etika tetap harus dijunjung.***

Halaman:

Tags

Terkini