Kamis, 4 Juni 2026

Saat Media Lokal Priangan Timur Memilih Satu Wadah SWAKKA

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Kamis, 12 Februari 2026 | 16:38 WIB
Deklarasi SWAKKA di Kota Tasikmalaya, Kamis (12/2) (Portaloka.id/Bang Sufi)
Deklarasi SWAKKA di Kota Tasikmalaya, Kamis (12/2) (Portaloka.id/Bang Sufi)

Baca Juga: Program Satu Siswa Satu Pohon Diluncurkan, Bupati Tasikmalaya Dorong Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

Impresi tersebut menunjukkan seberapa sering konten media anggota ditampilkan dalam hasil pencarian Google. Dengan rasio klik atau click through rate (CTR) sekitar 2,3 persen, angka itu setara dengan sekitar 207 ribu pembaca dalam satu bulan.

Artinya, ratusan ribu pengguna internet secara aktif mengakses dan membaca konten media yang tergabung dalam SWAKKA.

SWAKKA juga merancang empat kegiatan utama untuk memastikan kebersamaan itu produktif.

Pertama, Media Insight Forum, ruang diskusi dan literasi untuk membahas isu jurnalistik, media digital, dan perkembangan teknologi informasi.

Baca Juga: Jalin Komunikasi dengan Penegak Hukum, SWAKKA Kunjungi Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya

Kedua, Support Exchange, wadah berbagi sumber daya, data, dan dukungan teknis antaranggota.

Ketiga, Collaborative Publishing Project, penerbitan konten kolaboratif lintas media agar satu isu dapat disajikan dengan perspektif lebih kaya dan jangkauan lebih luas.

Keempat, Journalistic Advocacy Support, program dukungan advokasi yang melibatkan sejumlah advokat untuk memperkuat dan melindungi kerja jurnalistik media anggota.

Melalui kombinasi data, kolaborasi konten, dan dukungan advokasi, SWAKKA ingin membuktikan bahwa solidaritas bukan sekadar slogan, tapi benar-benar berdampak.

Baca Juga: Kemenag Usulkan 630 Ribu PPPK Guru Madrasah Swasta Melalui Jalur Afirmasi

Amanat Dewan Penasehat

Rangkaian deklarasi ditutup dengan tausyiah dari ulama dan tokoh masyarakat Jawa Barat yang juga penasihat SWAKKA, KH Miftah Fauzi.

Dalam penyampaiannya, KH Miftah menegaskan bahwa kehadirannya bukan formalitas.

“Saya menyengaja datang ke Tasikmalaya untuk menghadiri kegiatan SWAKKA. Saya jamin, media dan wartawan yang tergabung dalam komunitas binaan saya ini bukan tipe WTS alias wartawan tanpa surat kabar,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X