"Dan melahirkan 'pemungkin-pemungkin' baru, mereka yang tidak harus sama dengan nasib orang tuannya," tambah Rico.
Berkaca dari hal itu, Rico mengungkapkan kisah salah satu siswi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Efata Kupang, NTT, bernama Sofia Rorista Angel.
Ungkapan dari Siswi SRMP 19 Kupang
Pada kesempatan yang sama, Rico memperlihatkan cuplikan video yang memperlihatkan Sofia sebagai salah satu siswi SRMP 19 Efata Kupang.
Dalam video itu, Sofia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo tentang keberadaan sekolah rakyat di wilayahnya.
Sofia menilai, kehadiran sekolah rakyat tersebut telah mengubah hidupnya yang sebelumnya penuh keterbatasan menjadi lebih terang dan penuh harapan.
Baca Juga: Meroket! Kepala BGN Ungkap Program MBG Tahun 2026 Sedot Anggara Rp248 Triliun
“Terimakasih Bapak Presiden, sudah perhatikan kami anak-anak terpinggir dari Timur," ungkap Sofia.
"Saya tahu Bapak sibuk urus negara tapi masih sempat urus kami untuk sekolah. Bagi saya, Bapak seperti orang tua yang sudah angkat saya dari tempat yang gelap dan taruh saya di tempat yang terang," sambungnya.
Terkait hal itu, Rico meyakini hasil dari pembangunan sekolah rakyat akan melalui proses yang panjang.
Kendati demikian, Sekjen Kemensos itu memastikan sekolah rakyat dapat menjadi wadah bagi anak-anak yang kurang mampu agar bisa mandiri di masa mendatang.
Baca Juga: Pegawai SPPG Diangkat Jadi PPPK Mulai 1 Februari, Intip Besaran Gajinya
"Saya bersyukur, Pak Presiden berfokus pada hulunya, bukan pada hilirnya," terang Rico.
"Memang sangat butuh waktu untuk kita bisa melihat hasilnya, tapi saya yakin dan percaya, anak-anak ini akan menjadi orang-orang yang lebih baik," tandasnya.***