berita

Ini Penyebab Gus Yahya Diberhentikan sebagai Ketua Ketua Umum PBNU

Rabu, 26 November 2025 | 19:04 WIB
Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya resmi dipecat sebagai Ketua Umum PBNU (Instagram @yahyacholilstafuq)

Baca Juga: Jika Tak Bisa Jadi PPPK dan PNS, Kemenag Sodorkan Solusi Ini untuk Kesejahteraan Guru Madrasah

Dalam kondisi ini, pemecatan Gus Yahya dianggap sebagai langkah hukum dan organisasi untuk menjaga marwah, identitas, dan kredibilitas PBNU di tengah tantangan internal dan eksternal.

Gus Yahya Sempat Luruskan Poin Tuntutan

Merespons hasil Rapat Harian Syuriyah terkait undangan narasumber zionisme di AKN NU, Gus Yahya sempat menyatakan dirinya tidak diberikan kesempatan untuk meluruskan poin-poin yang disangkakan terhadapnya.

Dalam kesempatan berbeda, Gus Yahya menilai hasil rapat merupakan keputusan sepihak sehingga munculnya justifikasi terhadap dirinya.

Baca Juga: Simpan Aja Dulu! Ini Dia Resep Asinan Rambutan Manis Asam Segar, Bisa Bikin Merem Melek

"Harus dibuktikan bahwa tindakan-tindakan itu memang sungguh dilakukan oleh yang bersangkutan," kata Gus Yahya dalam pernyataan resminya di Jakarta, pada Minggu, 23 November 2025.

"Maka suatu proses pembuktian yang benar dan objektif juga harus dilakukan. Itu berarti, yang bersangkutan harus diberi hak untuk memberikan klarifikasi secara terbuka,” sambungnya.

Gus Yahya juga mengatakan perlu rekonsiliasi antar pengurus PBNU untuk membahas putusan tersebut agar pengurus PBNU tetap solid.

Gus Ipul: Ini Dinamika Organisasi

Baca Juga: Pria Pencari Rongsok Embat 4 Velg Impor Senilai Rp 15 Juta di Ruko Belangwetan Klaten, Dijual Cuma Rp 3,5 Juta, Pelaku Sempat Kabur ke Semarang

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga pernah menyampaikan polemik seperti ini adalah hal yang biasa di organisasi.

Permasalahan juga sudah ditangani oleh jajaran Syuriyah sesuai mekanisme internal yang berlaku.

“Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan,” ujar Gus Ipul kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 24 November 2025.

"Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman," tandasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini