Sabtu, 18 Juli 2026

Cuaca Ekstrem, 4 Kabupaten di Sumatera Utara Dilanda Bencana Banjir dan Longsor, 8 Orang Meninggal Dunia

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 26 November 2025 | 10:23 WIB
Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa, 25 November 2025. (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)
Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa, 25 November 2025. (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

PORTALOKA.ID - Sebanyak 4 wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara dilanda bencana akibat cuaca ekstrem secara bertubi-tubi, Senin, 24 November 2025 dan Selasa, 25 November 2025.

Keempat wilayah tersebut yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, 

Selain korban jiwa, peristiwa ini juga mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Hasil laporan sementara yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Rabu, 26 November 2025, pukul 07.00 WIB, dari Kabupaten Sibolga, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dalam durasi lebih dari dua hari telah memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: BRI Terus Edukasi Nasabah Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan untuk Cegah Kejahatan Siber

Wilayah yang terdampak banjir ini meliputi Kelurahan Angin Nauli di Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru di Kecamatan Sibolga Kota.

Dari laporan visual, banjir mengalir cukup deras dan menghantam rumah, menyeret kendaraan hingga infrastruktur lain yang dilewatinya.

Arus air itu juga membawa material seperti lumpur, batang pohon, puing bangunan dan sampah rumah tangga.

Sementara untuk tanah longsor, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga dan Sibual-buali di Kecamatan Sibolga Utara.

Baca Juga: Viral Pemotor Berjaket Oranye Bertulisan Curhatan soal Laporan di Polres Klaten, Ternyata Ini Kasusnya

Kemudian, Kelurahan Parombunan dan Aek Mani di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pancuran Bambu, Pancuran Dewa dan Pancuran Kerambil di Kecamatan Sibolga Sambas.

Ada juga Kelurahan Pasar Belakang, Pasar Baru dan Pancuran Gerobak di Kecamatan Sibolga Kota.

Akibat dari kejadian itu, 1 warga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan oleh tim kesehatan.

Kerugian material untuk sementara mencakup 3 unit rumah terdampak termasuk 1 ruko.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X