Petugas kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan masal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)
Diberitakan sebelumnya, korban yang diduga mengalami keracunan makanan mengalami mutah, lemas dan diare.
Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Klaten, Hanung Sasmito Wibowo mengatakan dari data Dinkes dari 200 warga yang datang ada 64 orang yang diduga mengalami keracunan.
Para korban pun dilakukan observasi di Puskesmas dan rumah sakit.
"Dari 200 yang diundang ada 64 yang mengalami gejala muntah, lemas, diare sampai panas."
"Dilakukan observasi mudah-mudahan tidak meluas."
"Harapannya tidak dehidrasi, tapi tadi ada anak-anak yang menunjukkan dehidrasi ringan," ucapnya. ***