Minggu, 19 Juli 2026

Ini Gejala yang Dirasakan Warga Klaten setelah Makan Rendang dan Sambel Krecek di Acara Wayangan, Dugaan Kasus Keracunan di Karangturi Gantiwarno

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 15 April 2025 | 10:21 WIB
64 orang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di acara wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025 di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.  (Portaloka.id/WKP)
64 orang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di acara wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025 di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Sebanyak 64 orang diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan di acara hajatan pentas wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025.

Peristiwa itu terjadi di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Para korban yang diduga keracunan rentang usia bervariasi dari anak-anak hingga lansia.

"Dari 200 orang yang diundang ada 64 yang mengalami gejala muntah, lemas, diare, panas."

Baca Juga: Polisi Amankan Sisa Makanan yang Diduga Jadi Penyebab Keracunan 64 Warga Karangturi Gantiwarno Klaten di Acara Wayangan

"Dilakukan observasi mudah-mudahan tidak meluas."

"Harapannya tidak dehidrasi."

"Tapi tadi ada anak-anak yang menunjukkan dehidrasi ringan," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Klaten, Hanung Sasmito Wibowo, kepada Portaloka.id, Senin, 14 April 2025.

Para korban yang menjalani rawat inap lebih sedikit dibanding warga yang menjalani rawat jalan.

Baca Juga: 64 Warga Karangturi Gantiwarno Klaten Diduga Keracunan setelah Makan Rendang dan Sambel Krecek di Acara Wayangan

Observasi terus dilakukan kepada warga yang mengalami rawat jalan.

"Kurang lebih dari ada 24 orang menjalani rawat inap."

"Selanjutnya yang lainnya rawat jalan,” ucap Hanung Sasmito Wibowo.

Baca Juga: Terungkap Ciri-ciri Pelempar Batu yang Bikin Kaca Fortuner Retak di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Aksi Pelaku Terekam Dashcam Mobil

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X