Kamis, 4 Juni 2026

Ini Gejala yang Dirasakan Warga Klaten setelah Makan Rendang dan Sambel Krecek di Acara Wayangan, Dugaan Kasus Keracunan di Karangturi Gantiwarno

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 15 April 2025 | 10:21 WIB
64 orang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di acara wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025 di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.  (Portaloka.id/WKP)
64 orang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di acara wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025 di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

Puluhan orang mengalami keracunan makanan saat acara hajatan pentas wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025 di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gantiwarno, dokter Andi Markoco mengatakan kejadian itu sudah ditangani sesuai SOP.

Andi Markoco mengaku masih menelusuri penyebab keracunan dengan mengamankan sampel makanan yang dihidangkan saat acara wayangan.

"Gejalanya bervariasi mulai demam, mual hingga diare."

Baca Juga: Terdengar Suara 'Klotak', Kaca Mobil Fortuner Dilempar Batu oleh Orang Tak Dikenal di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten

"Mulai awal gejala itu hari Minggu pagi, 13 April 2025."

"Jamuannya Sabtu malam, 12 April 2025."

"Tapi memang kebanyakan yang bergejala baru pagi hari ini (Senin, 14 April 2025)," ujar Andi Markoco.

Petugas kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan masal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

Baca Juga: Terungkap Ciri-ciri Pelempar Batu yang Bikin Kaca Fortuner Retak di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Aksi Pelaku Terekam Dashcam Mobil

Salah satu warga, Lastri (41) mengatakan ibu dan bapaknya hadir di acara wayangan tersebut dan menyantap makanan yang disajikan.

"Saat ditanya bilang makan rendang dan sambel krecek."

"Saya pikir masuk angin, begadang."

"Tahunya anak saya bilang di sana ada keracunan," kata Lastri kepada Portaloka.id, Senin, 14 April 2025.

Lastri menyebutkan ibu dan ayahnya mengalami gejala lemas, demam dan diare sejak Minggu malam, 13 April 2025.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X