Awalnya, Lastri menyangka orang tuanya mengalami masuk angin disertai diare.
"Saya pikir hanya masuk angin biasa."
"Kalau yang buang air besar beberapa kali itu sudah dari semalam."
"Lemas terus panas tinggi semalam sampai 39 kalau bapak."
Baca Juga: Pelaku Pengoplos Pertalite dengan Air di SPBU Trucuk Klaten Terancam 6 Tahun Penjara
"Kalau mamak menggigil, kedinginan, panas tinggi dan berak 3-4 kali," ucap Lastri.
Kedua orang tua Lastri diperiksa petugas kesehatan yang mendatangi Desa Karangturi, Senin, 14 April 2025 lalu diantar ambulans ke pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Buka Posko Pengaduan di SPPU Trucuk Klaten Buntut Kasus BBM Oplosan Pertalite Campur Air
Pertamina Minta Warga Klaten Tak Perlu Khawatir, Pertalite Campur Air Hanya Terjadi di SPBU Trucuk
SPBU Trucuk Klaten Ditutup Sementara Buntut Kasus Pertalite Campur Air, Pasokan Dialihkan ke SPBU Belangwetan dan SPBU Al Aqsha
OTW ke Yogyakarta, Truk Muatan 1000 Galon Air Mineral Terguling di Sawah Delanggu Klaten, Begini Kronologi Lengkapnya
Bermula dari Hobi, Prawoto Warga Krakitan Bayat Klaten Kembangkan Kerajinan Wayang Kulit, Segini Harga Jualnya
Terdengar Suara 'Klotak', Kaca Mobil Fortuner Dilempar Batu oleh Orang Tak Dikenal di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten
Terungkap Ciri-ciri Pelempar Batu yang Bikin Kaca Fortuner Retak di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Aksi Pelaku Terekam Dashcam Mobil
64 Warga Karangturi Gantiwarno Klaten Diduga Keracunan setelah Makan Rendang dan Sambel Krecek di Acara Wayangan
Polisi Amankan Sisa Makanan yang Diduga Jadi Penyebab Keracunan 64 Warga Karangturi Gantiwarno Klaten di Acara Wayangan