BANYUMAS, PORTALOKA.ID - Komplotan perampok beraksi di sekitar SPBU Tanjung, Jalan Pahlawan Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
Mereka melancarkan aksinya pada Senin, 3 Februari 2025 siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu para pelaku beraksi dengan modus pecah ban dan berhasil menggasak uang korban sebesar Rp250 juta.
Beberapa pelaku berhasil ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Boyolali pada Rabu, 12 Februari 2025.
Namun, beberapa di antaranya masih buron.
"Kami berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dan pemberatan dengan modus pecah ban pada Senin, 3 Februari 2025 jam 11 siang. TKP di SPBU Tanjung," terang Kapolresta Banyumas, Kombes Ari Wibowo dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Banyumas, Selasa, 18 Februari 2025.
Kepada awak media, Kombes Ari membeberkan kronologi kejadian tersebut.
Dikatakan Kombes Ari, kejadian bermula saat korban bernama Sahirin (40) bersama rekannya Akhmad Soderi (41) baru saja mengambil uang milik koperasi di Bank Jateng Purwokerto sebesar Rp250 juta.
Korban saat itu menggunakan mobil Datsun Go warna putih dengan nomor polisi R 8971 CK.
Korban diketahui memasukkan uang tersebut dalam tas hitam dan menaruhnya di jok tengah mobil.
Kemudian korban bersama rekannya meninggalkan Bank Jateng Purwokerto.
Saat melaju di Jalan Pahlawan, tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi disalip dari sebelah kiri oleh sepeda motor.
Artikel Terkait
Pantas Saja Viral, Kesegaran Es Kuwut Melon Kelapa Tiada Duanya, Bikinnya Praktis, Cocok Jadi Ide Jualan Takjil di Bulan Ramadhan
Dirlantas Polda Jateng Tinjau Kesiapan Tol Jogja-Solo untuk Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik di Jawa Tengah
Resep Sari Koyo Khas Jawa Timur yang Hanya Ada di Bulan Ramadhan Saja, Bisa Jadi Ide Jualan
Pemuda Asal Sleman Yogyakarta Jatuh Nyangkut di Jurang Gunung Merapi Kemalang Klaten
2 Talut Jalan Antar Desa Longsor di Logede Karangnongko Klaten Akibat Hujan Deras
Pasutri Asal Sleman Meninggal Diduga Keracunan AC Mobil di Magelang, Mengapa Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya
Dapat Penolakan Autopsi dari Keluarga, Polisi Tetap Kirim Sampel Muntahan Pasutri Asal Sleman Yogyakarta yang Tewas dalam Mobil ke Labfor
Guru RA hingga MA Full Senyum, Kemenag Tetap Berikan Tunjangan Insentif Meski Ada Efisiensi Anggaran