Pada awal rilis pernyataan, APMM mengatakan kalau penembakan terjadi saat kapal yang ditumpangi oleh kelima WNI itu melintas di Tanjung Rhu.
Peluru ditembakkan karena diduga penumpang kapal melakukan perlawanan.
HA dan MZ yang kondisinya stabil telah memberikan keterangan terkait kronologi penembakan.
Keterangan yang diberikan oleh kedua korban justru bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh pihak APMM.
Dalam keterangan yang diungkap, mereka membantah telah melakukan perlawanan dengan senjata tajam kepada aparat APMM.
Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur akan memberi pendampingan hukum
Dalam rilis dari Kementerian, korban akan diberi perlindungan hukum agar hak-hak yang dimiliki terpenuhi.
Selain itu pemerintah Indonesia juga akan membiayai perawatan rumah sakit sampai sembuh.
Dari segi hukum, Kemlu mendorong otoritas Malaysia untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Pasalnya, dikhawatirkan telah muncul penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force)
KBRI masih terus mengumpulkan informasi untuk mendapatkan konstruksi kejadian yang lebih jelas dan meminta retainer lawyer KBRI untuk mengkaji dan menyiapkan langkah hukum.
Kepolisian Malaysia ikut investigasi
Penyelidikan atas kasus ini juga telah dimulai oleh Kepolisian Kerajaan Malaysia atau PDRM.
Artikel Terkait
Resep Cake Coklat Pisang Kurma, Kudapan Manis dan Empuk untuk Takjil Buka Puasa di Bulan Ramadhan
Resep Ayam dan Tempe Kare Jawa ala Rudy Choirudin, Kuah Santannya Gurih dan Lezat
Ide Menu Sarapan Anak: Resep Brokoli Saus Tiram dan Tim Telur, Hidangan Istimewa Kesukaan Si Kecil
Resep Sambal Iris Rawit ala Chef Devina, Praktis dan Awet Cocok untuk Sajian Berbagai Hidangan
PPDB Diganti jadi SPMB, Ini 4 Jalur Penerimaan untuk SD hingga SMA yang Berlaku Mulai 2025
Sekolah Swasta Dilibatkan dalam SPMB 2025, Mendikdasmen Ungkap Alasannya
Ini 4 Perbedaan PPDB dan SPMB yang Berlaku Mulai 2025 Lengkap dengan Jalur Utama Penerimaannya
Usai Pesta Miras, Seorang Pria di Manado Aniaya Teman Sendiri Dengan Benda Tajam
Tabrak Pohon Hingga Mobil Terbalik, Bintang FTV Larasati Nugroho Alami Kecelakaan di Jakarta Selatan
Kerugian Rp 3,4 Miliar, Polisi Bali Gencar Mencari Pelaku Perampokan, Penyiksaan dan Pencurian Aset Kripto dari WNA Ukraina