Minggu, 19 Juli 2026

6 Mitos Tentang Rip Current, Salah Satunya Tentang Cara Penyelamatan yang Makin Membahayakan Jika Tetap Dilakukan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:28 WIB
Ilustrasi - Fakta dan mitos tentang rip current (Unsplash/Anders Marlowe)
Ilustrasi - Fakta dan mitos tentang rip current (Unsplash/Anders Marlowe)

Mitos: Saling bergandengan tangan adalah penyelamatan yang efektif
Fakta: Membentuk rantai manusia dengan bergandengan tangan untuk saling menarik justru sangat berbahaya dan membuat risiko tenggelam atau jatuhnya lebih banyak korban.

4. Tanda-tanda rip current

Mitos: Rip current selalu terlihat

Fakta: Menemukan lokasi rip current akan terlihat jelas jika berada di tempat yang lebih tinggi dan beberapa tanda yang bisa diketahui seperti:

- Celah sempit perairan yang lebih gelap dan tampak lebih tenang diapit oleh area ombak yang pecah

- Memiliki saluran air yang bergelombang dan terlihat berbeda dengan air di sekitarnya

Baca Juga: 5 Fakta Terkini Geng Rusia Diduga Culik Turis WNA di Bali, Salah Satunya Sempat Paksa Korban Transfer Kripto Rp3,4 M

- Perbedaan warna air, seperti adanya area air yang tampak berlumpur di mana itu terjadi akibat sedimen dan pasir yang terbawa dari pantai

- Area buih atau busa ombak dan rumput laut yang konsisten selalu terbawa oleh arus ombak

- Aliran air yang menjauh dari bibir pantai dengan arus deras yang cepat

5. Rip current tak memandang kondisi cuaca

Mitos: Rip current hanya terjadi saat cuaca buruk

Fakta: Arus balik cepat di rip current bisa terjadi bahkan ketika cuaca sedang baik dan ketika ombak di permukaan terlihat tenang

Baca Juga: Korban Ke-4 Tragedi Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta Siswa SMPN 7 Mojokerto Sudah Ditemukan

6. Ombak tenang bukan berarti aman

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X