Kamis, 4 Juni 2026

Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Pelajar di Sebuah Kandang Ayam Gunungkidul Yogyakarta Berhasil Diamankan, 1 Orang Masih Buron

Photo Author
Rohmana Kurniandari, Portaloka
- Jumat, 17 Januari 2025 | 16:01 WIB
Ilustrasi - Pelaku penganiayaan dan penyekapan pelajar di sebuah kandang ayam di Gunungkidul berhasil ditangkap. Satu orang masih buron. (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi - Pelaku penganiayaan dan penyekapan pelajar di sebuah kandang ayam di Gunungkidul berhasil ditangkap. Satu orang masih buron. (Freepik/rawpixel.com)

Baca Juga: Gegara Curi 5 Potong Kayu Sono Brith Milik Perhutani, Pria Asal Gunungkidul Yogyakarta Terancam 5 Tahun Penjara  

Hingga akhirnya terjadi perselisihan dan berujung penganiayaan terhadap korban. 

Korban DS dipukuli oleh Taufik serta rekannya bernama Triyanto, warga Paliyan, Gunungkidul.

Tak hanya dipukuli, korban bahkan sempat ditusuk menggunakan gunting oleh pelaku. 

"Tiba-tiba korban dipukuli oleh Triyanto dan Taufik."

"Bahkan, Taufik sempat menusuk punggung korban mengggunakan gunting," terang Kapolsek Playen AKP Sigit dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Gunungkidul, Kamis, 16 Januari 2025.

Baca Juga: 3 Fakta Pedagang Tahu Tewas Kesetrum Fiting Lampu di Gunungkidul Yogyakarta, Pertama Diketahui Istri dan Begini Kondisinya

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku juga sempat melakukan pemerasan dan penyekapan. 

Pelaku meminta kunci sepeda motor milik korban dan meminta sejumlah uang kepada korban agar dapat pulang ke rumah.

Pelaku akhirnya melepaskan korban setelah mendapatkan uang sebesar Rp200 ribu yang dikirimkan orang tua korban. 

Korban DS diizinkan pulang oleh pelaku pada Senin, 9 Desember 2024 pukul 07.00 WIB. 

Baca Juga: Nenek 83 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertimpa Mobil Pikap di Belakang Rumah, Kawasan Gunungkidul Yogyakarta

Atas peristiwa tersebut, korban lalu melaporkannya ke Polsek Playen.

Terkait motif pelaku tega melakukan penganiayaan, diduga berkaitan dengan hubungan antara pelaku dengan sang pacar yang tak lain adalah adik korban. 

Berdasarkan penyelidikan sementara, terdapat komunikasi yang kurang baik di masa lalu sehingga memicu kejadian tersebut. ***

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X