GUNUNGKIDUL, PORTALOKA.ID - Polsek Playen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil menangkap 1 orang pelaku penganiayaan dan penyekapan pelajar yang terjadi di sebuah kandang ayam.
Sementara 1 pelaku utama masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Pelaku bernama Triyanto alias Trimbil berhasil diamankan pada 16 Desember 2024 sekitar pukul 22.00 WIB di Padukuhan Tumpak, Ngawu, Playen, Gunungkidul.
Sedangkan pelaku yang masih buron yakni Taufik.
Sebelumnya diberitakan seorang pelajar di Gunungkidul menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh dua orang pria di sebuah kandang ayam yang berada di di Ngunut, Playen, Gunungkidul.
Korban adalah DS (16), siswa SMK yang berasal dari Paliyan, Gunungkidul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 8 Desember 2024 sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, korban DS dihubungi oleh Taufik untuk datang ke kandang ayam tempat pelaku bekerja.
Baca Juga: Gelapkan Dana Hingga Rugi Rp23 Juta di KSP MH, Pelaku di Gunungkidul Terancam 5 Tahun Penjara
DS pun mendatangi kandang ayam yang dimaksud oleh Taufik.
Lalu pada Senin, 9 Desember 2024 pukul 01.00 WIB, DS berpamitan untuk pulang ke rumah.
Namun, korban sempat ditahan dan tidak diizinkan pulang oleh pelaku.
Taufik sempat meminta kaus yang dipakai DS, tetapi permintaan itu ditolak olehnya.
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Maut Yaris Tabrak Pembatas Jalan di Sleman Yogyakarta, Diduga Sopir Tak Konsentrasi hingga Penumpang Terlempar
Terungkap Identitas Mayat Pria yang Ditemukan Nelayan Mengambang di Pantai Menganti Kebumen, Keluarga Mengenali dari Celana Dalam yang Dikenakan
Pelajar di Gunungkidul Yogyakarta Dianiaya dan Disekap di Kandang Ayam, Korban Sempat Ditusuk Pakai Gunting
Gegara Curi 5 Potong Kayu Sono Brith Milik Perhutani, Pria Asal Gunungkidul Yogyakarta Terancam 5 Tahun Penjara
Gelapkan Dana Hingga Rugi Rp23 Juta di KSP MH, Pelaku di Gunungkidul Terancam 5 Tahun Penjara
Resep Capcay Goreng Praktis, Inspirasi Menu Harian Enak dan Ekonomis
Patut Disyukuri! MenPAN RB Tetapkan Gaji PPPK Paruh Waktu di Jawa Timur, Ada Ngawi Hingga Kediri
Jadi Satu-satunya BUMN Penerbit Obligasi Hijau di 2024, Langkah Nyata BRI dalam Praktik Sustainable Finance