"Diraba, uang asli terasa kasar karena dicetak menggunakan teknik intaglio dengan plat baja."
"Beberapa bagian seperti gambar pahlawan, lambang Garuda, dan garis-garis pada sisi uang juga terasa menonjol."
"Jika diterawang, uang asli memiliki watermark berupa gambar pahlawan dan logo Bank Indonesia yang terlihat presisi."
"Sedangkan uang palsu seringkali memiliki cetakan yang kabur dan tidak simetris," imbuhnya.
Pihak Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk merawat uang secara baik melalui prinsip 5J, yakni Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi. ***
Artikel Terkait
Update Kasus Penemuan Mayat Bayi Dikubur di Kebun Tlogowatu Kemalang Klaten, Pelaku Diduga Warga Sekitar
Pria Warga Sukoharjo Ditangkap Polisi Gegara Edarkan Uang Palsu, Ketahuan saat Belanja Ikan Asin di Pasar Ngebuk Cawas Klaten
Pria Warga Sukoharjo Pengedar Uang Palsu di Pasar Ngebuk Cawas Klaten Ternyata Residivis, Keluar Penjara Januari 2024 Ditangkap Lagi Januari 2025
Pakai Kertas HVS dan printer Epson, Begini Modus Operandi Pria Warga Sukoharjo Pengedar Uang Palsu di Pasar Ngebuk Cawas Klaten
Edarkan Uang Palsu di Pasar Ngebuk Cawas Klaten, Pria Warga Sukoharjo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Residivis Keluar Penjara Januari 2024