MAJALENGKA, PORTALOKA.ID - Kasus dugaan penyebaran konten asusila yang telah menghebohkan masyarakat berhasil diungkap Satuan Reskrim Polres Majalengka, Polda Jabar.
Satreskrim Polres Majalengka telah mengamankan pelaku berinisial JK, atas perbuatan tidak senonoh itu.
Pengungkapan kasus ini berawal saat Polres Majalengka menerima laporan pada Kamis, 19 Desember 2024 sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Tersangka JK diduga melakukan tindak pidana asusila dan merekam video saat dirinya sedang berhubungan badan dengan korban.
Baca Juga: Eksplorasi Situ Cipanten Majalengka, Spot Instagramable dengan Harga Terjangkau
JK merekam menggunakan handphone miliknya sendiri.
Video asusila yang telah direkam tersebut kemudian diperjualbelikan kepada orang lain dengan harga Rp150.000.
Sehingga mengakibatkan video tersebut menyebarluas dan menjadi viral di media sosial.
Selain itu, beredar isu di masyarakat mengenai orang tua pelaku yang disebut bekerja di rumah dinas Kapolres.
Kapolres Majalengka menanggapi isu itu dan menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
"Meskipun ada informasi seperti itu, kami akan tetap memproses hukum tersangka JK sesuai dengan UU yang berlaku," tegas AKBP Indra Novianto, Kapolres Majalengka.
Polres Majalengka telah mengamankan barang bukti berupa dua buah handphone milik korban dan tersangka.
Kedua ponsel itu yakni satu unit merk IPhone 8 warna putih milik korban dan satu unit merk IPhone 11 warna hitam milik tersangka.
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Viral Innova Tabrak Toko Jam di Sleman Yogyakarta, Tiga Kendaraan Terlibat dan Begini Kondisinya
Lindungi Anak-anak, Pemerintah Republik Indonesia akan Batasi Akses Penggunaan Media Sosial, Mulai Kapan?
Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang, Berhasil Selamatkan 22 Calon Pekerja Migran Indonesia
Syarat Bisa Ikut PPG Dalam Jabatan Kemenag 2025, Digelar Maret untuk 200 Ribu Guru, Cek Dulu Apakah Masuk Kriteria
Wisata Keluarga hingga Noctourism Diprediksi Bakal jadi Tren Wisata 2025 di Ciamis
Kakek 72 Tahun Warga Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api di Prambanan Klaten, Diduga saat Hendak Menyeberang