"Kita lihat belakangan banyak terjadi relasi kuasa antara si kuat dan si lemah."
"Selain kasus penganiayaan karyawan toko roti, ada juga kasus koas dianiaya pihak keluarga rekannya yang punya kekuasaan," ujarnya.
Gilang menambahkan, DPR RI berkomitmen akan mengawal kasus-kasus yang merugikan masyarakat ini hingga tuntas.
"Kita berharap semua kasus dapat diusut tanpa menunggu viral terlebih dahulu."
"Sudah menjadi tugas penegak hukum menciptakan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia, tak peduli itu viral ataupun tidak," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Detik-detik Pria di Boyolali Bakar Pamannya saat Salat Maghrib, Siram Bensin ke Kamar Sang Paman, Tubuh Korban Ikut Terbakar
Keponakan di Boyolali Tega Bakar Paman Sendiri, Berikut ini Motif dari si Pelaku
4 Fakta Keponakan Bakar Paman di Boyolali, Korban Menderita Luka Bakar 40 Persen hingga Terungkap Motif si Pelaku
5 Fakta Kakek 66 Tahun Ditemukan Tewas di Sumur Tua di Jogonalan Klaten, Hilang Saat Tahlilan Pamit Buang Air hingga Warga Sempat Kaitkan Hal Mistis
BRI Optimalkan Layanan Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink Selama Libur Natal dan Tahun Baru
KPAI Terima Laporan Bayi Tertukar di RSIJ Cempaka Putih, Orang Tua Sempat Dilarang Melihat
Kondisi Santri di Simo Boyolali Pasca Dibakar Hidup-hidup oleh Tamu Pondok Pesantren, Tubuh Terluka Bakar 38 Persen
170 Kendaraan Berknalpot Brong Hasil Operasi Pra Kampanye Pilkada Boyolali Sudah Diambil Pemilik dengan Syarat Khusus