Adapun Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Prof. Dr. Supriatna, pun turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pembentukan APTKI.
Menurutnya, asosiasi yang akan dibentuk hendaknya tidak berhenti sebagai organisasi administratif semata, tetapi berkembang menjadi pusat kolaborasi intelektual yang mampu memperkuat jejaring akademik nasional maupun internasional.
Supriatna menekankan bahwa APTKI diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan kurikulum, mendorong penelitian kolaboratif lintas perguruan tinggi, meningkatkan publikasi ilmiah, memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat kapasitas akademik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis riset bagi pengembangan kepolisian dan keamanan nasional.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian STIK-PTIK Polri, Komisaris Besar Polisi Dr. Benny Saragih, menilai bahwa pembentukan APTKI akan memperkuat posisi ilmu kepolisian sebagai disiplin ilmu strategis yang memiliki kontribusi penting dalam menjawab dinamika keamanan abad ke-21.
Menurutnya, kepolisian masa depan tidak cukup dibangun melalui reformasi kelembagaan dan peningkatan kapasitas operasional semata, tetapi juga memerlukan fondasi keilmuan yang kokoh melalui penguatan riset, inovasi, pendidikan, serta kolaborasi antarperguruan tinggi.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesamaan visi antara DIKPI, Universitas Indonesia, dan STIK-PTIK Polri mengenai pentingnya penguatan ekosistem keilmuan kepolisian.
Gagasan pembentukan APTKI diharapkan menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan institusi kepolisian dalam menghasilkan pengetahuan, inovasi, serta kebijakan yang mampu mendukung transformasi kepolisian Indonesia menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Sebagai penggagas pembentukan APTKI, DIKPI berharap inisiatif ini dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya komunitas akademik ilmu kepolisian yang kuat, inklusif, dan berdaya saing global, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sistem kepolisian dan keamanan nasional di masa depan.***
Artikel Terkait
Update Kasus Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kejagung Temukan 4 Alat Bukti
UPTD BBI Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Beri Peluang Budidaya Ikan Nila pada Masyarakat Melalui Hibah, Begini Mekanismenya
Download Twibbon HUT RI ke-81 Terbaru, Desain Lebih Keren untuk Status Medsos
Mahfud MD Soroti Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Beberkan Dampak Ditimbulkan
Cuma Bayar Rp25 Ribu, Bisa Menikmati Liburan dengan Vibes Eropa di Purwokerto, Mulai Spot Foto Instagenik hingga Mini Zoo Ada di Sini
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Rumah Kerabat hingga Kantor DPUPR Turut Disegel
Isi Bensin Pakai BRI Kartu Kredit bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
Heboh, Penemuan Diduga Candi di Cimahi, Diklaim Lebih Besar dari Borobudur
Duh! Satpam SPPG Diduga Jual Ribuan Ompreng MBG Demi Beli Narkoba, Sempat Bungkam, Lalu Pilih Ngaku
SBY Bagikan Lukisan Karyanya Lewat Undian, Salah Satu Penerimanya Wakil Wali Kota Palopo