Selasa, 21 Juli 2026

Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan yang Terintegrasi: Dari Konsultasi, Inovasi AI hingga Pendampingan di Rumah Sakit

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 20 Juli 2026 | 17:27 WIB
HaloAssist dari Halodoc yang memungkinkan para tenaga kerja Indonesia mendapatkan kemudahan akses kesehatan.  (Dok. Istimewa)
HaloAssist dari Halodoc yang memungkinkan para tenaga kerja Indonesia mendapatkan kemudahan akses kesehatan. (Dok. Istimewa)

Perbedaan gender pun tidak kalah signifikan, yaitu 81 persen pasien kardiovaskular adalah laki-laki, sementara 72 persen pasien kanker adalah perempuan.

Baca Juga: Cara Aktivasi SIM Digital Lewat HP, Nggak Ada Alasan Ketinggalan Lagi saat di Jalan

“Dua prioritas skrining yang sepenuhnya berbeda, bahkan dari sisi jenis layanan kesehatan, ISPA menjadi diagnosis teratas rawat jalan dan infeksi pencernaan menjadi diagnosis teratas rawat inap. Keduanya adalah kondisi yang sebagian besar dapat dicegah melalui intervensi sederhana,” terangnya.

“Data ini bukan sekadar catatan administrasi Halodoc, ini adalah sinyal klinis yang seharusnya menjadi dasar setiap keputusan benefit kesehatan tenaga kerja di Indonesia,” tambahnya.

Laporan ini juga mengungkap efisiensi signifikan dari layanan telemedicine atau Digital Cashless Outpatient (DCO) Halodoc, yaitu Telemedicine menangani 24 persen dari seluruh kasus hanya dengan 8 persen dari total biaya kesehatan, dengan tingkat penyelesaian kasus di atas 95 persen tanpa kunjungan fisik lanjutan dalam 30 hari.

Kemudian pada pasien kronis, penggunaan DCO menghasilkan penghematan biaya hingga 66,4 persen dalam 90 hari dibandingkan pasien yang tidak menggunakan layanan digital.

Baca Juga: Dituding Terima Uang Rp100 Juta dari Proyek Pembangunan Jalur Kereta Api, Begini Jawaban Tegas Gus Miftah

“Telemedicine bukan sekadar alternatif yang lebih murah. Jika dioptimalkan, hal ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga memastikan karyawan mendapat penanganan yang lebih cepat, relevan dengan kebutuhan, dan kembali produktif lebih cepat. Sampai hari ini, layanan DCO Halodoc for Business sudah menjangkau lebih dari satu setengah juta pengguna di lebih dari 3.000 mitra korporat, didukung lebih dari 30 mitra asuransi,” papar Fibriyani lagi.

Satu Ekosistem, Satu Perjalanan Kesehatan yang Utuh

Ketika karyawan membutuhkan layanan kesehatan, telemedicine atau Digital Cashless Outpatient (DCO) memberikan akses digital yang cepat tapi tetap kredibel, dengan konsultasi dokter 24 jam, pengiriman obat, dan integrasi cashless dengan asuransi atau benefit perusahaan. Ketika klaim dan administrasi benefit menjadi kebutuhan, layanan Third Party Administrator (TPA) Halodoc beroperasi dengan SLA terbaik di pasaran, memastikan prosesnya berjalan seamless, akurat, cepat dan tanpa hambatan.

“Di balik seluruh layanan ini, ada inovasi teknologi AI terbaru kami, yang disebut sebagai HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) untuk TPA. AI tidak hanya digunakan pada satu titik, tetapi bisa mendukung seluruh perjalanan pasien, termasuk ketika kunjungan fisik,” ujar VP of Insurance di Halodoc, Saswat Satadal.

Saswat menjelaskan bahwa saat pasien datang, AI membantu memverifikasi kelayakan kepesertaan dan dokumen secara otomatis sehingga proses menjadi lebih cepat. Selama pasien menjalani perawatan, AI memonitor tagihan setiap hari dan membantu mengidentifikasi biaya yang tidak wajar hingga saat pasien pulang, AI membantu mempercepat penyelesaian administrasi dan proses tagihan akhir.

Baca Juga: Kepala SPPG Dapur Sehat Baregbeg Ciamis Jadi Sorotan, Diduga Jarang Masuk Kerja

“Dengan sistem yang terhubung dari awal hingga akhir, mitra rumah sakit dan Halodoc tidak lagi bergantung pada koordinasi manual melalui email atau telepon. HILDA untuk TPA membaca dan meng-itemisasi setiap tagihan medis baris per baris, memvalidasi klaim dengan akurasi tinggi, dan membantu perusahaan menekan biaya pengelolaan klaim hingga 18 persen,” imbuhnya.

Ketika kunjungan fisik ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit tidak bisa dihindari, Halodoc for Business menghadirkan HaloAssist sebagai pendamping yang nyata, dari pintu masuk hingga kepulangan. Layanan ini dirancang untuk menjawab realitas yang terjadi, yaitu tidak semua kondisi medis bisa diselesaikan secara digital dan ketika karyawan harus benar-benar ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit, pengalaman itu seharusnya tidak menjadi beban tambahan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X