Baca Juga: Kronologi Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Diduga Akibat Dendam Pelaku Siswa yang Kerap Dibully
"Untuk kebijakan ini juga diberikan kuota selama enam bulan ke depan sebesar 400.000 ton," kata Airlangga.
Tak Gunakan APBN
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan ini merupakan bentuk kepastian yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha di sektor perikanan agar dapat menjalankan usahanya dengan biaya operasional yang lebih terjangkau.
"Ini semua dalam rangka memberikan kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan. Memang harganya sangat tinggi sekarang. Dengan harga Rp15.000, diharapkan dapat membantu operasional nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 GT ke atas," ujar Bahlil.
Bahlil juga memastikan Kementerian ESDM segera menindaklanjuti arahan Presiden melalui penerbitan surat keputusan. Mengenai pembiayaan subsidi, Bahlil menegaskan tidak bersumber dari APBN.
Baca Juga: Sambut Murid Baru, MI Cikupa Ciamis Gelar MATAMUDA, Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan
"Terkait dengan subsidi, tadi Pak Menko menyampaikan berasal dari BPDP, jadi tidak menggunakan APBN. Kita pakai dana dari BPDP," tegasnya.
Agar penyalurannya tepat sasaran, pemerintah akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam menentukan titik-titik distribusi.
"Ini nanti agar tidak disalahgunakan, titik-titik distribusinya akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan. Supaya niat baik pemerintah untuk membantu nelayan tidak disalahgunakan. Ini yang akan kita jaga agar implementasinya berjalan dengan baik, dan tentu saja semuanya atas arahan dan perintah Bapak Presiden," pungkas Bahlil.***
Artikel Terkait
OJK Tegal Perkuat Peran Guru untuk Cerdaskan Literasi Keuangan Generasi Muda
Kolaborasi SKI dan Promedia Group di Program 'Ganti Atap Rumah Ibadah’ Sulap Musholla di Jaktim Lebih Layak dan Nyaman
Gak Perlu Antre, Sekarang Daftar Bansos Cukup 5 Menit Lewat Portal Perlinsos, Begini Cara Mendaftarnya
Tim Hotman Paris Cium Kejanggalan dalam Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah: Izin Berlapis saat akan Temui Korban
MATAMUDA MI Islamiyah Mojokampung Bojonegoro 2026/2027 Resmi Dibuka, Tanamkan Karakter Islami dan Semangat Belajar Sejak Hari Pertama
Baru Terungkap, Polisi Sebut Peneror SDN Srengseng Sawah Pernah Kirim Ancaman Bom ke Ketua RT
MATAMUDA 2026 MI Bojongsari Ciamis Resmi Dimulai, Tanamkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Lingkungan