PORTALOKA.ID - Tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat ditangkap oleh polisi pada Selasa, 23 Juni 2026 di daerah Majalaya, Bandung.
Sebelum akhirnya ditangkap oleh pihak berwajib, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat memberikan sayembara terkait penangkapan Taufik.
Pasalnya, Taufik sempat buron selama beberapa hari dan menjadi DPO oleh pihak kepolisian.
Gubernur yang kerap disapa KDM itu membuat sayembara bahwa akan memberikan uang Rp250 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap Taufik.
Baca Juga: Ayah Taufik Hidayat Mengaku Pernah Dipukul Pakai Kayu, Ungkap Anaknya Sempat Kabur dari Rumah
Kini telah dibekuk oleh kepolisian, bagaimana nasib uang sayembara dari KDM?
Sayembara Berakhir, Uang akan Diberikan kepada Korban
Dalam update terbarunya, KDM menyatakan bahwa uang sayembara akan diberikan kepada keluarga korban YTR sesuai saran dari Polda Jawa Barat.
“Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap Vita, yaitu Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp250 juta, sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar,” ucap KDM dalam video yang diunggah di akun Instagramnya pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ia juga telah melakukan koordinasi dengan Kapolda Jawa Barat terkait penyerahan uang sayembara Rp250 juta tersebut.
“Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Kapolda menyarankan dana Rp 250 juta itu diserahkan pada keluarga korban. Dan saya menyerahkannya dan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp 250 juta,” jelasnya.
Bakal Diserahkan di Awal Juli 2026
Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan bahwa uang tersebut akan diserahkan kepada keluarga korban dalam bentuk deposito pada 1 Juli 2026.
Artikel Terkait
Lahan Terbengkalai Ditanam Cabai Rawit, BUMDes Bangkit Mandiri Tlogorandu Juwiring Klaten Panen Cuan Jutaan
Lahan Kurang Produktif Disulap Jadi Kebun Labu Madu, BUMDes Kapungan Polanharjo Klaten Raup Omzet Manis Legit Belasan Juta
Ketua Pimda PGMM Bondowoso Soroti Kebijakan Pemerintah soal Program MBG yang Masih Banyak Kekurangan
Usai Ditangkap, Kini Muncul Dugaan Korban Lain Taufik Hidayat
Kronologi Peserta Latsarmil Kopdes-KNMP Asal Sumut Novia Rahmadhani Meninggal Dunia
Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi'
SPBU Genteng Wetan Milik Siapa? Terungkap Mitra Pertamina yang Sempat Dropping Solar dari Truk Tangki PT Puspita Cipta