Tak Rela Pajak Diurus Pejabat Mesum
Dalam orasinya, Dadang menilai dugaan perilaku amoral yang dilakukan pejabat publik berpotensi berdampak pada pelayanan.
Terkhusus, terkait penggunaan anggaran pemerintah daerah yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.
"Yang namanya pejabat publik melakukan perbuatan amoral, nantinya bisa berimbas kepada masyarakat," jelasnya.
"Jangan seenaknya, mereka itu digaji dari uang rakyat dan pajak masyarakat," tegas Dadang.
Saat aksi berlangsung, massa meminta agar Bupati Kuningan turun langsung menemui mereka.
Ancam Bawa Jumlah Massa Lebih Besar
Dadang memastikan, pihaknya mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan tersebut tidak direspons.
"Kalau Pak Bupati hari ini tidak hadir, saya pastikan minggu depan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai Pak Bupati hadir menerima kami," ujar Dadang.
Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai atribut dan melakukan aksi simbolik dengan mengangkat celana dalam sebagai bentuk sindiran terhadap oknum pejabat mesum.
Hingga berita ini terbit, belum ada respons dari otoritas Pemerintah Kabupaten Kuningan terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi damai 'Seribu Cangcut' itu.***
Artikel Terkait
Ubah Sawahnya Jadi Tambak Udang, Pemuda Asal Batang Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan dengan Ancaman Denda Rp1 M
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Warga Kelurahan Maleber Ciamis Gelar Pawai Obor
Ungkap Awal Mula Diskusi Publik di UGM Berujung Ricuh, Mahasiswa Ingatkan Pejabat Agar Tak Melulu Salahkan Publik
Terdampak Efisiensi Anggaran, Damkarmat Kota Yogya Umumkan Bakal Pilih-pilih Laporan Warga
Momen Nanik S Deyang Ngacir Hindari Wartawan saat Ditanya soal Motor Listrik, Buru-buru Masuk Mobil
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Kronologi Dugaan Korupsi KIP-K yang Libatkan Mahasiswi Unair, Duit Rp97 Juta Diselip saat SPJ Akhir Semester
CEO Promedia Group Beri Saran Perbaikan Pengelolaan MBG, Salah Satunya Libatkan Kantin Sekolah
Desas-desus Aksi Tiyo Ardianto Disokong PDIP: Bermula dari Temuan Fortuner Milik Keluarga Pendukung Ganjar Pranowo
Usai Viral Konpers BEM Bersatu, 10 Nama Anggota Himpunan Kampus Kini Diburu, 2 di Antaranya Diklaim Palsu