PORTALOKA.ID - Tengah menjadi sorotan pengumuman dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta yang mengaku telah terdampak efisiensi anggaran.
Damkarmat Kota Yogya menyebut bahwa efisiensi anggaran tersebut juga melanda bagian operasionalnya, sehingga harus ada beberapa penyesuaian.
Salah satunya dalam merespons atau menangani laporan dari masyarakat yang masuk ke pihaknya.
Pilih Laporan Warga yang Urgent
Dilansir dari unggahan di akun Instagram resminya, Damkar Kota Yogyakarta akan memilih laporan warga yang termasuk dalam kedaruratan.
“Kami harus memberlakukan pemfilteran laporan masyarakat yang lebih ketat,” ungkap pihak Damkar Kota Yogyakarta, dikutip dari unggahan Instagramnya pada Selasa, 16 Juni 2026.
“Kami harus memastikan bahwa setiap unit yang keluar dari gerbang markas benar-benar meluncur untuk situasi yang sifatnya darurat, demi efisiensi pertolongan yang tepat sasaran,” lanjutnya.
Pastikan Pelayanan di Tengah Efisiensi Anggaran
Meski ada efisiensi yang memaksa untuk memilih laporan warga, pihak damkar juga tetap memastikan bahwa pelayanan akan tetap berjalan.
“Anggaran boleh dipangkas, tapi tekad kami melayani tidak akan pernah berkurang barang sejengkal pun,” imbuhnya.
Pelayanan juga tetap buka selama 24 jam dan mengingatkan bahwa baik pemadaman maupun penyelamatan yang dilakukan tidak dipungut biaya.
Baca Juga: Menilik Gaji Jogja dalam Dolar Amerika Berdasarkan UMK 2026, Hitung Gajimu Sekarang!
Curhatan Sesama Petugas Damkar: Tak Punya Unit Mobil Pemadam hingga Patungan Bayar BBM
Artikel Terkait
326 Kepsek di Sulsel Dikabarkan Mundur usai Temuan BPK, Dipicu Masalah Kelola Dana BOS
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ngaku Temukan Alat Pelacak Tersembunyi Tertanam di Mobilnya Sepulang dari Aksi Gejayan
15 Twibbon Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Gratis! Cek Link Downloadnya di Sini
Event BTN Jakim 2026 jadi Sorotan, Disebut Minim Tim Medis Susah Ditemukan saat Sejumlah Pelari Pingsan
Petani Papua Dukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk Penuhi Kebutuhan Pangan, Jawab Perubahan Zaman
Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG, Ini Alasannya
Nasib Proyek Motor MBG Rp1,03 Triliun: Dibayar Lunas BGN era Dadan Hindayana, Berujung Cicilan bagi Pegawai SPPG?
Ubah Sawahnya Jadi Tambak Udang, Pemuda Asal Batang Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan dengan Ancaman Denda Rp1 M
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Warga Kelurahan Maleber Ciamis Gelar Pawai Obor
Ungkap Awal Mula Diskusi Publik di UGM Berujung Ricuh, Mahasiswa Ingatkan Pejabat Agar Tak Melulu Salahkan Publik