Di sisi lain, perubahan kebijakan mendasar dianggap perlu segera dilakukan, sebagai jalan keluar atas berbagai persoalan yang terjadi.
"Jika pemerintah terus merampas keadilan dan membiarkan perut rakyat kelaparan, jangan salahkan publik jika kesabaran ini habis," tegas SEMA UGM.
Baca Juga: Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG, Ini Alasannya
Pengakuan Budiman Sudjatmiko saat Insiden
Secara terpisah, Budiman sebelumnya sempat menyesalkan penghentian acara diskusi yang berlangsung di GIK UGM tersebut.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan itu menilai, forum yang semestinya menjadi ruang bertukar gagasan itu terpaksa berakhir lebih cepat setelah situasi yang memanas.
"Seharusnya kita bisa berdialog dengan sehat dan lancar. Saya mau kok berdiskusi dengan mahasiswa," kata Budiman usai kerusuhan diskusi di UGM, pada Senin, 15 Juni 2026.
"Tapi tadi sayangnya kondisinya sudah tidak kondusif," bebernya.
Saat insiden terjadi, Budiman memastikan pihaknya tidak keberatan untuk tetap berada di dalam gedung dan menemui mahasiswa.
Kendati demikian, petugas keamanan memutuskan mengevakuasi para pejabat publik tersebut, lantaran khawatir kondisi semakin tidak terkendali.***
Artikel Terkait
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
326 Kepsek di Sulsel Dikabarkan Mundur usai Temuan BPK, Dipicu Masalah Kelola Dana BOS
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ngaku Temukan Alat Pelacak Tersembunyi Tertanam di Mobilnya Sepulang dari Aksi Gejayan
15 Twibbon Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Gratis! Cek Link Downloadnya di Sini
Event BTN Jakim 2026 jadi Sorotan, Disebut Minim Tim Medis Susah Ditemukan saat Sejumlah Pelari Pingsan
Petani Papua Dukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk Penuhi Kebutuhan Pangan, Jawab Perubahan Zaman
Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG, Ini Alasannya
Nasib Proyek Motor MBG Rp1,03 Triliun: Dibayar Lunas BGN era Dadan Hindayana, Berujung Cicilan bagi Pegawai SPPG?
Ubah Sawahnya Jadi Tambak Udang, Pemuda Asal Batang Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan dengan Ancaman Denda Rp1 M
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Warga Kelurahan Maleber Ciamis Gelar Pawai Obor