PORTALOKA.ID - Viral di media sosial video detik-detik penangkapan oknum pimpinan pondok pesantren (ponpes) diamankan oleh kepolisian.
Terungkap bahwa oknum pimpinan ponpes tersebut berasal dari salah satu pondok di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang berinisial A (55).
Penangkapan tersebut berdasarkan dugaan tindakan pencabulan yang dilakukan oleh A kepada beberapa santriwatinya.
Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial, kepolisian dari Polres Pekalongan Kota menjemput A yang mengenakan peci serta baju koko warna putih dan langsung menggiring untuk masuk ke mobil polisi.
Ditangkap saat Hari Raya Idul Adha
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi membenarkan bahwa oknum pimpinan ponpes atau terduga pelaku tersebut telah diamankan pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Proses penangkapan dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB saat akan melangsungkan salat Idul Adha.
“Sudah kami amankan pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual. Terduga merupakan salah satu pendiri pondok pesantren di wilayah Buaran,” kata Riki kepada awak media pada Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim, LPYP Maleber Ciamis Potong Kurban Seberat 8 Kuintal
6 Santriwati Laporkan A, Korban Kemungkinan Bertambah
Lebih lanjut, Riki mengungkapkan bahwa sudah ada laporan yang masuk ke pihak berwajib dari 6 santriwati.
Namun, menurutnya laporan tersebut akan bertambah seiring dugaan korban lebih dari 6 orang.
“Informasinya ada 6 korban, tapi tadi kami mendapat informasi dari penyidik ada beberapa korban yang akan melapor lagi,” jelasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Tambah TKD Rp10,6 Triliun bagi Daerah Terdampak Bencana Sumatera
Momen Haru Warnai Kepulangan WNI Relawan GSF ke Tanah Air, Disambut sang Anak dengan Poster 'Selamat Datang Pahlawanku'
Detik-detik Tentara Israel Cari Kapten Kapal GSF usai Kamera Hancur, Para Korban Tak Gentar Meski Ditembak Peluru Karet
Prabowo Bagikan 1.098 Sapi Kurban di Idul Adha 2026, Semua dari Peternak Lokal
Pemulihan Pascabencana Jadi Fokus Pemerintah, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Pemerintah dan DPR Setujui Anggaran Percepatan Rekonstruksi Bencana Sumatera Rp100 Triliun hingga 2028
Kronologi Dugaan Aniaya Berujung Maut yang Jerat Selebgram Woodyrman, Pelaku-Korban Sempat Adu Mulut